Kemampuan Air Rebusan Daun Salam (Eugenia Polyantha Wight) Terhadap Jumlah Makrofag Pada Gambaran Histologi Periodontitis Agresif (Penelitian Pada Tikus Model)

Ridha Andayani, Abdillah Imron Nasution, Afini Rahimi

Abstract


Aggregatibacter actinomycetemcomitans merupakan bakteri dominan pada periodontitis agresif. Daun salam (Eugenia polyantha w) bersifat sebagai anti-inflamasi, antimikroba, analgesik dan antibakteri. Saat ini, belum banyak penelitian potensi daun salam dalam respon inflamasi yang diperankan oleh makrofag. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan air rebusan daun salam dengan konsentrasi 20%, 40%, dan 80% terhadap jumlah sel makrofag pada gambaran histologi periodontitis agresif. Penelitian ini merupakan penelitian eskperimental laboratoris yang menggunakan tikus putih rattus norvegiccus dibagi empat kelompok, tiga kelompok perlakuan air rebusan daun salam dengan konsentrasi 20%, 40%, dan 80%, dan satu kelompok kontrol akuades.Pada hari pertama kelompok perlakuan dan kelompok kontrol diinokulasi bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans sampai hari ketujuh. Hari kedelapan sampai kesepuluh kelompok perlakuan diaplikasikan air rebusan daun salam dan kelompok kontrol diaplikasikan akuades. Hari kesebelas tikus dieuthanasi, selanjutnya dilakukan pengambilan sampel histologi jaringan periodontal tikus diamati secara mikroskopik. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan jumlah makrofag kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol menunjukkan perbedaan yang bermakna (p≤0,05). Dapat disimpulkan, kandungan air rebusan daun salam dapat membantu respon inflamasi yang diperankan oleh sel makrofag.

Keywords


Aggregatibacter actinomycetemcomitans; daun salam; periodontitis agresif

Full Text:

PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Cakradonya Dental Journal