CRITICS OF SOCIAL VALUE IN THE SHORT STORY COLLECTION OF LELAKI DI GERBANG KAMPUS WRITTEN BY GEMASASTRIN STUDENTS

Ernita Foenna

Abstract


This research criticizes social values in the book of short stories by the title Lelaki di Gerbang Kampus. The aim of this research is to describe social values in the book of collection of short stories. Descriptive analysis with a qualitative approach is a research method used to collect data by analyzing documents. Researcher looking for book of collection of short stories, reading the book, and classifying the data that contains social values. The result of the research problems of this study states that the book of short stories collection by the title Lelaki di Gerbang Kampus can provide wisdom in the form of social value and discernment. The social values of the book comes from social values of humanity and convenience. A short story is perceived as an expression of the reality of social communities who want to advance. This progress was seen by the birth of short stories which associated with criticism. In the book of collection of short stories by title Lelaki di Gerbang Kampus contains short stories as a stepping stone towards a better order of life values. Short stories in the book of short stories collection by title Lelaki di Gerbang Kampus are the good short stories because they are able to deliver values in the social life.


Keywords


Social value; short story collection; Lelaki di Gerbang Kampus

Full Text:

PDF

References


Alwi, H. (2005). Kamus Besar Bahasa Indonesia (3rd Ed.). Jakarta: Pusat Bahasa, DEPDIKNAS, Balai Bahasa.

Alwi, H. (2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Aminuddin. (2009). Pengantar apresiasi karya sastra. Bandung: Sinar Baru Angkasa.

Hamid, D. (2007). Pendidikan nilai, norma dan moral. Jurnal Pendidikan, 3(2).

Hariyanto, P. 2000. Pengantar belajar drama. Yogyakarta: PBSID Universitas Sanata Dharma.

Hazlitt, H. (2003). Dasar-dasar moralitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Ofsett.

Ichsan, M. (2013). Analsis cerpen pendekatan kritik sastra cerpen “Aku” karya Adi Zamzam (Kompas, 26 Agustus 2012). Jurnal Ilmiah Pendidikan, 1(1), 2354-5968.

Idianto M. (2004). Sosiologi SMA. Jakarta: Erlangga.

Kadir, H. (2011). Menelusuri makna dalam cerpen “Kristal Kesunyian” karya Indra Tranggono. Inovasi, 8(1), 1693-9034.

Kosasih. (2003). Ketatabahasaan dan kesusastraan: Cermat berbahasa Indonesia). Bandung: Yrama Widya.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2007). Analisis data kualitatif buku sumber tentang metode-metode baru. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Notonegoro. (1985). Beberapa hal mengenai filsafat Pancasila. Yogyakarta.

Nugroho, A. K. (2009). Nilai edukatif kumpulan cerpen Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari: Analisis semiotik dan implikasinya sebagai materi pembelajaran Sastra Indonesia di SMA. Surakarta: FKIP Universitas Muhammadiyah.

Nurgiyantoro, B. (2005). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nurgiyantoro, B. (2007). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nuroh, E. Z. (2011). Analisis stilistika dalam cerpen “Daun-Daun Waru Di Samirono” karya Nh Dini. Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1).

Pattipawae, D. R. (2011). Penerapan nilai–nilai dasar budaya kerja dan prinsip-prinsip organisasi budaya kerja pemerintah dengan baik dan benar. Jurnal Sasi, 17(3).

Rampan, L. K. (2003). Teknik menulis cerita anak. Yogyakarta: Pink Books, Pusbuk, dan Taman Melati.

Saputra, W. (2012). Nilai-nilai sosial dalam novel Bukan Pasar Malam karya Pramoedya Ananta Toer. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1), 339-425.

Sarumpaet. (2010). Pedoman penelitian sastra anak. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Sayuti, S. (2000). Kajian fiksi. Yogyakarta: Gama Media.

Siswanto, W. (2008). Pengantar teori sastra. Bandung: Grasindo.

Soekanto, S. (2010). Sosiologi suatu pengantar. Jakarta: Raja Grafindo.

Stanton. R. (2007). Teori fiksi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Subandi. (2011). Deskripsi kualitatif sebagai satu metode dalam penelitian pertunjukan. Jurnal Harmonia, 11(2).

Sumardjo, J. (2007). Menulis cerpen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Syafrona, A., et al. (2013). Masalah sosial dalam novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu karya Tere Liye: Kajian sosiologi sastra.Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(2), 241-317.

Wardiah. (2003). Telaah struktur dan fungsi dongeng materi ajar pada TK FKIP Universitas Syiah Kuala. Thesis. Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Widiastuti, R. (2009). Nilai edukatif dalam novel anak “Jejak Putih di Tanah Basah” karya Tria Ayu Kusumawardhani. Jurnal Bahasa dan Sastra Sawerigading, 15(3)).




DOI: https://doi.org/10.24815/.v1i1.14525

Refbacks

  • There are currently no refbacks.