Beef Cattle Business in Dry Land Area Parangloe District Gowa

Supardi Rusdiana, Soeharsono Soeharsono, Teuku Reza Ferasyi

Abstract


The study was conducted in the village Payangkalang Parangloe District of Gowa in South Sulawesi in 2017, with the field survey method Substance himself to Bali beef cattle breeders, through interviews and questionnaires to 18 farmers, by the way (sample random sampling). Respondents beef cattle breeders, classified into 2 (two) business model with a scale of 2 adult males and 3 females scale adult stem, this data will be analyzed using economic analysis of income B/C. Based on the information that the beef cattle population of Bali is quite a many, so that the criterion for consideration for the study area. Beside that all cattle breeders Bali is already a member of a group of farmers. The results showed that net profit in the maintenance of Bali beef cattle female parent of $13.381.250/year with  B/C ratio of 1.2 and a gain on the maintenance of male cattle Bali for $ 3.881.250 year, with B/C ratio of 1.1. To maintain a profitable cattle faremr cows, while the majority of beef cattle Bali parent can still be maintained as an investment for the procreation of children next year.


Keywords


Beef cattle business, dry land

Full Text:

PDF

References


Andriati dan Wayan Sudana. 200). Keragaman dan analisis finansial usahatani padi (Kasus Desa Primatani, Kabupaten Karawang, Jawa Barat). Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Bogor, Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Vol. 10 No. 2, Juli 2007 Hal. 106-118.

Bamualim, A., 2004. Strategi pengembangan peternakan pada daerah kering. Seminar Nasional Pengembangan Peternakan Berwawasan Lingkungan, IPB, Bogor 10 September 2004, hal. 161-165.

Bamualim, A.M. dan Wirdahayati R.B. 2006. Peran Teknologi dalam Pengembangan Ternak Lokal. Prosiding Seminar Nasional Peternakan BPTP Sumatra Barat. Padang, 11–12 September 2006, hal 54–61.

Dorian, S. dan I. Istina. 2009. Motivasi petani terhadap peternakan di Kabupaten Kampar (Studi Kasus Prima Tani Kebupaten Kampar). Pros. Seminar Nasional Membangun Sistem Inovasi di Pedesaan. Tim. A.R. Setioko Rahmat, I. Suwatika dan Saepul. Bogor, 15-16 Oktober 2009. BBP2TP, Bogor. hlm. 698-704.

Demitria. D., Harianto, Sjafri.M., dan Nunung. 2006. Peran Pembangunan Sumberdaya Manusia dalam Peningkatan Pendapatan Rumah Tangga Petani di Daerah Istimewa Yogyakarta. Forum Pascasarjana. IPB. Vol.33. No.3. Juli 2010. hal. 155-164.

Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupetn Gowa Sulawesi Selatan. 2014. Pengembangan ternak ruminansia besar dan kecil, dalam angka, hal. 1-87.

Dwiyanto. K., Bambang, R.Prawiradiputra dan Darwinsyah. L.2002. Integrasi Tanaman-Ternak Dalam Pengembangan Agribisnis yang Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Berkerakyatan. Wartazoa, Buletin Ilmu Peternakan Indonesia Vol. 12 No. 1 tahun 2002, hlm.1-8.

Direktorat Jenedeal Peternaan dan Kesehatan Hewan, Kementrian Pertanian Jakarta. 2016. Perkembangan populasi ternak ruminansiadi Indonesia, Statistik Peternakan 2016, dalam anga sementara. Hal. 1-156.

Direktorat Basis data lahan. Direktorat Perluasan dan Pengelolaan Lahan. 2015. Kajian hasil inventarisasi LP2B. Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, hal. 1-79.

Hasnudi dan Eniza Saleh. 2004. Rencana pemanfaatan lahan kering untuk pengembangan usaha peternakan ruminansia dan usaha tani terpadu di Indonesia, Usu Medan,, Pertanian, 2004. Enrizal4. http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/810/1 /ternak-eniza4.pdf hal. 1-11.di akses tgl, 13 Maret 2017.

Rusdiana.S., dan A. Bamualim. 2010. Memacu peningkatan populasi sapi potong dalam upaya peningkatan produksi daging. 2010. Seminar Nasional Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, Tim: Syahrul.B., Agus.M., Argono.R.Setioko., acmat.H., dan Erizal.J. Bogor, 15-16 oktober 200. Hal. 168-177.

Soekarwati. 1995. Ilmu Usahatani dan Penelitian untuk Pengembangan Petani Kecil UI Press, Jakarta. 1995.

Sugiyono.2002. Statistika untuk Penelitian. Bandung 2002. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang. CV. Alfabeta, hal.1-133.

Soedjana. 2007. Sistem usahatani terintegrasi tanaman ternak sebagai respon petani terhadap faktor resiko Jurnal Litbang Pertanian 26(2) 82-87.

Wahyuni Rahmi 2015. Struktur penguasaan sumber daya lahan dan kontribusi usaha ternak sapi potong terhadap pendapatan rumah tangga petani. Jurnal Widyariset, April 2015, Vol. 18, No.1, hal. 79-90.




DOI: https://doi.org/10.21157/ijtvbr.v2i2.9502

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Copyright© 2016 | ISSN: 2503-4715 

Published by:
The Faculty of Veterinary Medicine of Syiah Kuala University
In cooperation with:
Center for Tropical Veterinary Studies of Syiah Kuala University
and Indonesian Veterinary Medical Association (PDHI)


Online Submissions & Guidelines Editorial Policies | Contact Statistics Indexing | Citations

 


Creative Commons License
IJTVBR
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.