UPAYA PROMOSI DAN PREVENSI KESEHATAN REPRODUKSI WANITA OLEH PETUGAS KESEHATAN

Ermiati Ermiati

Abstract


Masalah kesehatan reproduksi wanita seperti infeksi menular seksual, kanker serviks, kanker payudara, angka kematian ibu terjadi peningkatan dari tahun ke tahun. Rumah sakit dan petugas kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisah dari program pelayanan kesehatan dan menjadi ujung tombak dalam upaya promosi dan prevensi kesehatan dalam mencegah dan menurunkan masalah-masalah kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran upaya promosi dan prevensi yang dilakukan oleh petugas kesehatan berhubungan dengan kesehatan reproduksi wanita. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi seluruh petugas kesehatan di Ruang Kebidanan RSHS Bandung. Sampel berjumlah 37 responden, yang merupakan tenaga kesehatan/bidan di ruang kebidanan yang bersedia untuk diambil datanya. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang berisi pernyataan yang berhubungan dengan materi kesehatan reproduksi. Penelitian ini menunjukkan lebih dari 80% tenaga kesehatan melakukan upaya promosi dan prevensi kesehatan pada kesejahteraan ibu dan bayi pada periode perinatal (ibu hamil, melahirkan, postpartum) dan KB. Kurang dari 50% tenaga kesehatan melakukan upaya promosi dan prevensi kesehatan reproduksi pada infeksi pada system reproduksi, kesehatan reproduksi remaja, deteksi dini, kesehatan lansia dan KDRT. Upaya promosi dan prevensi kesehatan reproduksi yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di ruang kebidanan lebih berfokus pada periode perinatal dan KB sedangkan untuk kesehatan reproduksi seperti infeksi, kespro remaja, deteksi dini, lansia dan KDRT masih kurang optimal. Diharapkan upaya promosi dan prevensi kesehatan dilakukan oleh tenaga kesehatan mencakup seluruh aspek kesehatan reproduksi.

 Kata Kunci: Promosi, prevensi, kesehatan reproduksi

ABSTRACT

Women’s reproductive health issues are increasing year by year in Indonesia. Hospitals and health workers are an integral part of the healthcare program and are at the forefront of promotional efforts and prevention to reduce reproductive health problems.The aim of the research is to determine the description of promotional and prevention efforts undertaken by health workers related to women's reproductive health. Quantitative descriptive methods are applied in this research. The population is all health workers in RSHS Bandung Midwifery Room. The sample is 37 respondents, who are health workers/midwives in midwifery room who are willing to take the data. The instrument used is a questionnaire containing statements relating to reproductive health materials. The results of this study indicate that more than 80% of health workers make promotion efforts and health prevention on the welfare of mothers and infants in the perinatal period (pregnant women, childbirth, postpartum) and family planning. Less than 50% of health workers make promotional efforts and prevention of reproductive health in infections of the reproductive system, adolescent reproductive health, early detection, elderly health and domestic violence. Reproductive health promotion and prevention efforts conducted by health workers in midwifery are more focused on perinatal and family planning periods, while for reproductive health such as infection, adolescent counseling, early detection, elderly and domestic violence are not optimal. It is expected that health promotion and prevention efforts will be conducted by health workers covering all aspects of reproductive health.

Keywords: Promotion, illness prevention, reproductive health


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:idea.nursingjournal@gmail.com

  
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.