TERAPI PSIKOFARMAKA PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT JIWA ACEH

Sri Novitayani

Abstract


ABSTRAK

Gejala skizofrenia muncul karena adanya ketidakseimbangan neurotransmiter diantaranya dopamin, serotonin, norefinefrin, asetilkolin, dan Gama Amino Butirik Asid (GABA). Psikofarmaka diperlukan untuk menyeimbangkan kembali neurotransmiter tersebut agar gejala skizofrenia berkurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis psikofarmaka yang dikonsumsi pasien skizofrenia rawat jalan di poliklinik Rumah Sakit Jiwa Aceh. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Responden sebanyak 40 pasien skizofrenia rawat jalan dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data demografi dan form cheklist nama psikofarmaka yang diterima responden dari bagian farmasi Rumah Sakit Jiwa Aceh. Distribusi frekuensi merupakan statistik yang digunakan untuk menganalisa data hasil penelitian. Hasil data  menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori dewasa awal (45%), laki-laki (65%), riwayat rehospitalisasi 2-5 kali (70%), menderita skizofrenia dalam rentang 11 tahun – 20 tahun (60%) dan mengkonsumsi Clozapin (70%), Risperidon (67,5%) serta Trihexiphenidil (77,5%). Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan agar pemberian psikofarmaka yang telah sesuai dengan pedoman yang sudah ditetapkan dapat lebih difokuskan lagi untuk memperkecil gejala efek samping dari antipsikotik  selain berfokus pada penanganan gejala skizofrenia, sehingga dapat mencegah rehospitalisasi.

Kata kunci: Skizofrenia, antipsikotik, dan trihexypenidil.

 

ABSTRACT

Symptoms of schizophrenia arise due to an imbalance of neurotransmitter such as dopamine, serotonin, norefinephrine, acetylcholine, and Gama Amino Butirik Asid (GABA). Psychopharmacho therapy are needed to balance the neurotransmitters in order to reduce symptoms of schizophrenia. The aim of this study was to determine psychopharmaceutical that was consumed by schizophrenic outpatients in polyclinic of the Aceh Psychiatric Hospital. This study is descriptive design. Respondents were 40 schizophrenic outpatients by using purposive sampling. The instruments used in this study are demographic data and form checklist of psychopharmaca that respondents received from the pharmacy department of the Aceh Psychiatric Hospital. Frequency distribution was  used to analyze data of the study. The results showed that the majority of respondents were early adulthood (45%), male (65%), rehospitalization history 2-5 times (70%), suffering schizophrenia in the range of 11 - 20 years (60%) and consuming Clozapine (70%), Risperidone (67.5%) and also Trihexyphenidyl (77.5%). According to the results of this study, the researcher suggested that the provision of psychopharmaceutical that has been in accordance with established guidelines can be also focused to minimize the side effects from antipsychotic in addition to focusing on the managing of schizophrenic symptoms, so it can prevent rehospitalization.

Keywords: Schizophrenia, antipsychotic, and tryhexiphenidil.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:idea.nursingjournal@gmail.com

  
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.