HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN KEKAMBUHAN ASMA BRONKHIAL

Rita Astuti, Devi Darliana

Abstract


ABSTRAK

Insidensi penyakit asma bronkhial menduduki peringkat ke-5 besar sebagai penyebab kematian di Indonesia. Asma bronkhial adalah penyakit inflamasi pada saluran pernapasan yang mengakibatkan penyempitan saluran napas yang ditandai dengan episode mengi, sesak napas, kekakuan dada, dan batuk berulang. Pengetahuan sangat penting dalam mengelola dan mengontrol pencegahan kekambuhan penyakit asma. Pasien dan keluarga yang memahami penyakit asma bronkhial akan menyadari bahaya yang dihadapi bila menderita asma sehingga pasien akan berusaha untuk menghindari faktor-faktor pencetus asma bronkhial seperti olahraga, menghindari alergen asap rokok, debu, virus, emosi dan lainnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan upaya pencegahan kekambuhan asma bronkhial. Penelitian dilakukan mulai tanggal 20 September sampai dengan 16 Oktober 2017. Jenis penelitian adalah descriptive correlative dengan desain penelitian cross sectional study dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan berada pada kategori baik dengan jumlah responden 69 orang (81.2%) dan upaya pencegahan kekambuhan asma berada pada kategori baik dengan jumlah responden 65 orang (76,5%). Hasil analisa data di peroleh nilai P-Value = 0,002 sehingga H0 di tolak yang berarti terdapat hubungan pengetahuan dengan upaya pencegahan kekambuhan asma bronkhial pada pasien di Poliklinik Paru Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Diharapkan kepada perawat agar senantiasa memberikan pendidikan kasehatan yang disertai dengan media sehingga dapat melakukan upaya pencegahan kekambuhan yang lebih baik lagi.

Kata kunci: Asma bronkhial, upaya pencegahan kekambuhan.

 

ABSTRACT

The incidence of bronchial asthma has been ranked as the fifth cause of death in Indonesia. Bronchial asthma is an inflammatory disease of the respiratory tract that causes airway constriction characterized by episodes of wheezing, shortness of breath, chest tightness, and coughing. Based on that, knowledge is important to manage and control the prevention of asthma relepse. Patients and families will be aware of the dangers so it is better for them to avoid the disease by doing such things: exercise, avoid allergens, cigarette smoke, dust, viruses, get emotional and others.This study aims to determine the relationship between patient’s knowledge and effors to prevent recurrence of bronchial asthma. The study was conducted from 20 September to 16 October 2017. The type of this research is descriptive correlative with cross-sectional study design by purposive sampling method. The result showed that knowledge was in the best category with the number of respondents 69 people (81.5%) and the prevention of asthma relapse was in the best category  with the numbers of respondents 65 (76.5%). From the results of the data processing, the P-Value = 0.02 so H0 is rejected. Somehow, that means there is a relationship between patients’ knowlegde and efforts to prevent bronchial asthma to relapse. Furthermore, it is also suggested that nurses should continue to provide comprehensive health education to asthma patients so that they will be able to make better prevention of the recurrence

Keywords: Bronchial asthma, effort to prevent recurrence

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:idea.nursingjournal@gmail.com

  
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.