Analisis Stigma dan Pengaruh Informasi Anti Stigma Terhadap Pesepsi Stakeholder Pada Program Kemiteraan Masyarakat

Aiyub Aiyub, Kartina Zahri, Sufriani Sufriani

Abstract


Abstrak

Introduction: Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) harus bejuang melawan gejala penyakit dan stigma. Saat ini public stigma sering menjadi penyebab kekambuhan. Informasi, protest dan kontak merupakan intervensi yang efektif untuk melawan public stigma. Purpose: Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi Program Kemiteraan Masyarakat (PKM) dengan menganalisis stigmatisasi dan pengaruh informasi anti stigma. Methods: Desain penelitian adalah descriptive quantitative. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuisioner serta dinanalisa secara deskriptif dan sample paired t-testResults: Hasil analisa data menunjukkan bahwa stigma responden sangat positif, kecuali kemauan mempekerjakan dan mengawinkan anak dengan ODGJ yang masih rendah. Sementara perlakukan masyarakat terhadap ODGJ masih mengkhawatirkan, hanya kemudahan mendapatkan layanan kesehatan jiwa yang sudah sangat baik. Sementara pengaruh informasi anti stigma terhadap perubahan stigma responden ada pegaruh secara signifikan (t-test ˂ t-table). Conclusions: Stigma memiliki pengaruh besar terhadap ODGJ, sehingga intervensi anti stigma harus dilakukan secara konsistern, masiv dan bekelanjutan. Stakeholder harus bekerja keras  menyiapkan masyarakat peduli penderita dan keluarga mereka 

Abstract

Introduction: People with mental disorders have to fight against symptoms of disease and public stigma.  Currently, public stigma is a main cause of patient’s relapses. Information, protest and contact are effective for minimizing public stigma. Purpose: The purpose of study is to evaluate community partnership program by analyzing stigma of stakeholder and the influence of anti stigma information. Methods: The study design is descriptive quantitative. Samples were selected by purposive sampling. Data were analyzed by descriptive analysis and sample paired t-test. Results: According to data analysis, we can be concluded that stigma of respondents are minimize, except the willingness to employ and to marry their daughter with mental disorders. Community treatments for people with mental disorders is very worrying, except mental health services. Meanwile, analysis of sample paired t-test are shown that anti stigma information is not significant to chang stigma of respondents.Conclusions: The impact of stigma for mental disorders are very significants. Anti stigma intervention have to implement consistently, massively and continuesly. Stakeholder must work harder to prepare community for more empathy to mental disorders and their families.

Keywords: Stigma, anti Stigma, and community partnership program.

 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:idea.nursingjournal@gmail.com

  
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.