DUKUNGAN KELUARGA DENGAN DEPRESI PADA PASIEN PASCA STROKE

Cut Mala Dewi, Devi Darliana

Abstract


ABSTRAK

Pasien yang menderita penyakit stroke dapat mengalami hemiplegia dan hemiparese sehingga dapat mengganggu aktifitas pasien, selalu bergantung pada orang lain, bahkan  sampai kehilangan pekerjaan. Stroke juga menyebabkan  aphasia sehingga pasien kesulitan berbicara, kesulitan mengucapkan kata-kata,  serta sulit bersosialisasi dengan orang lain. Kondisi ini merupakan penyebab timbulnya depresi pada pasien. Keluarga sebagai orang yang terdekat sangat berperan dalam proses  penyembuhan  dan  pemulihan pasien pasca stroke. Tujuan penelitian ini adalah   untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan depresi pada pasien pasca stroke. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif  korelatif  dengan desain cross  sectional  study. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling terhadap 88 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner baku Beck Depression Inventory (BDI)  dan  teknik  wawancara  terpimpin.  Data dianalisa menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan depresi pada pasien pasca stroke (p-value = 0,000); secara khusus ada hubungan antara dukungan informasional (p-value = 0,035), dukungan penilaian (p-value = 0,001), dukungan tambahan (p-value =0,002), dan dukungan emosional (p-value = 0,001) dengan depresi pada pasien pasca stroke. Diharapkan bagi tenaga kesehatan dapat memberikan program edukasi kepada keluarga agar lebih memahami pentingnya keterlibatan keluarga dalam dalam mengurangi depresi sehingga dapat meningkatkan penyembuhan pasien pasca stroke

Kata kunci: Depresi, Dukungan Keluarga, Pasien Pasca Stroke.

 

ABSTRACT

Post-stroke patient can experience hemiplegia and hemiparesis that interfere with patient daily living.  They become dependent on others and could cause them to lose their job. Stroke also caused aphasia that make patient difficult to speak and to say words, this situation will make it difficult for the patient to socialize with others, and this condition could lead to depression. Family is an integral part for post-stroke patient during their healing and recovery time. The purpose of this study is to know the relationship between family support and with depression in post-stroke patient.  This study used descriptive correlative method with cross sectional study design. The sampling technique used was purposive sampling in 88 respondents. The results showed a relationship between family support and depression in patients post-stroke (p-value = 0.000); (P-value = 0.002), supplemental support (p-value = 0.002), and emotional score (p-value = .001) with depression in post-stoke patients. It is expected that nurses as part of health care provider can provide educational programs to families to better understand things that can help the healing process of post-stroke patient.

Keywords: Depression, Family Support, Post-stroke Patients.



Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INJ

IDEA NURSING JURNAL

ISSN (Print) : 2087-2879

ISSN (Online) : 2580-2445

Fakultas Keperawatan, Universitas Syiah Kuala

Jl. Tgk. Tanoh Abee, Darussalam, Banda Aceh 23111,

Phone/Fax. Telp: +62651 7555249.

e-mail:idea.nursingjournal@gmail.com

  
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.