Investigation on Aneuk Laot Lake Water Depreciation Based on Distribution of Minor Fault with a Remote Sensing Method

Nindi Yusifa, Aljikri Yanto, Shiyasatusy Sairiyyah, Muhammad Isa

Abstract


Danau Aneuk Laut berasal dari bekas kepundan gunungapi yang telah mati dan secara bertahap terisi air. Sejak 15 tahun belakangan ini danau mengalami penurunan muka air, hal ini diduga akibat Gempa dan tsunami pada 26 Desembar 2004. Pemantauan penyusutan air danau dilakukan dengan metode penginderaan jauh menggunakan data DEM SRTM dan citra satelit Landsat. DEM SRTM digunakan untuk analisis struktur sesar dan rekahan melalui peta Fault Fracture Density (FFD). Citra satelit landsat digunakan untuk identifikasi sebaran vegetasi menggunakan transformasi Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan klasifikasi tutupan lahan menggunakan metode Maximum likelhood dari tahun 2001-2017. Berdasarkan peta FFD ditemukan kelurusan tertinggi yaitu danau Aneuk Laot yang memiliki zona permeabel dari struktur geologi sehingga semakin kecil kerapatan struktur maka semakin besar permeabilitasnya. Peta penyusutan air danau dengan menghitung luas permukaan air danau dari periode 2001 -2017 telah mengalami penurunan sebesar 102.600 m². Untuk tahun 2001-2003 mengalami kenaikan sebesar 68700 m² dan pada tahun 2003-2004 mengalami penurunan sebesar -42300 m². Peta sebaran vegetasi di pulau Weh memiliki index vegetasi NDVI maksimum 0,863554 yang artinya memiliki sebaran vegetasi sangat rapat berwarna hijau pekat dan Index vegetasi minimum NDVI sebesar -0,375631 menunjukkan tidak adanya rapat vegetasi berwarna coklat.

 

Aneuk Laot Lake comes from the former crater of a volcano that has died and gradually filled with water. For about 15 years lakes have decreased Lake water level, allegedly caused by earthquake and tsunami on 26 desembar 2004. Monitoring of lake water depreciation is done by remote sensing method using DEM SRTM data and Landsat satellite image. DEM SRTM is used for analysis of fault and fracture structures through the Fault Fracture Density (FFD) map. Landsat satellite imagery was used to identify vegetation distribution using Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) transformation and land cover classification using Maximum likelihary method from 2001-2017. Based on the FFD map found the highest alignment of the Aneuk Laot lake that has a permeable zone of geological structure so that the smaller the density of the structure the greater the permeability. Map of the lake's water depreciation by calculating the lake surface area from 2001 -2017 has decreased by 102,600 m². For 2001-2003 increased by 68700 m² and in 2003-2004 decreased by -42300 m². The vegetation distribution map on Weh island has a maximum NDVI vegetation index of 0.863554 having very dense green vegetation density and a minimum vegetation index of NDVI-0.375631 indicating the absence of a brown vegetation meeting.

 

Keywords: AneukLaot lake, DEM SRTM, Landsat, FFD


Full Text:

PDF

References


Bambang, T., Nana S., I Made P., Tatik K., Sri. 2012. Penguatan Kapasitas Daerah Dan Sinergitas Pemanfaatan Data Inderaja Untuk Ekstraksi Informasi Kualitas Danau Bagi Kesesuaian Budidaya Perikanan Darat Dan Kelestarian Lingkungan Di Danau Tempe Dan Tondano. Laporan (tidak diterbitkan). LAPAN

Dirasutisna, S., dan Hasan, A. R. 2005. Geologi Panas Bumi Jaboi, Sabang, Provinsi Aceh. Pemaparan hasil Kegiatan survey., Direktorat Inventaris Sumber Daya Minera.

Edyanto., H. CB. 2006. Penelitian Kualitas Air Danau Aneuk Laot di Pulau Weh di provinsi Nanggroe Aceh darusslam. Peneliti di Pusat Teknologi Sumberdaya Lahan, Wilayah dan Mitigasi Bencana Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Juli 2006. Jakarta. Hal. 115-124..

Hermansyah., L.V. 2017. Aplikasi Metode Penginderaan Jauh Menggunakan Data DEM SRTM dan Citra Landsat Untuk Kajian Panas Bumi

Riyadi., A. 2006. Kuantitas Air Danau Aneuk Laot Kota Sabang dan Kelayakannya Untuk Air Minum. Peneliti di Pusat Teknologi Lingkungan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Mei 2006. Jakarata. Hal. 166-172




DOI: https://doi.org/10.24815/jacps.v8i2.11246

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  | eISSN 2355-8229 | email: jacps@unsyiah.ac.id | http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/JAcPS |