Pseudogravity Transformation of Total Magnetic Field Anomaly Data in Bur Ni Geureudong, Bener Meriah

Fhelisia Yolanda, Nazli Ismail, Gunawati Gunawati

Abstract


Transformasi pseudogravitasi terhadap data anomali medan magnetik total telah dilakukan pada kawasan Bur Ni Geureudong. Data medan magnetik total diukur pada satu lintasan sepanjang 31 km. Anomali medan magnetik total diperoleh setelah koreksi diurnal dan koreksi IGRF terhadap data terukur.  Hasil transformasi menunjukan bahwa variasi data pseudogravitasi sepanjang lintasan sangat berhubungan dengan struktur dan jenis formasi batuan yang dilintasi. Fluktuasi nilai pseudogravitasi di Pante Raya (Lampahan) hingga kaki Bur Ni Geureudong menunjukan adanya koneksi dengan manifestasi panas bumi di kawasan tersebut. Nilai anomali pseudogravitasi rendah berkisar 2,25 mGal hingga 4,20 mGal diperkirakan bahwa daerah tersebut memiliki batuan dengan nilai densitas yang rendah pada formasi Silih Nara (Qvns) dan pada formasi Enang-enang (Qvee). Anomali pseudogravitasi yang melewati kawasan Wih Pesam dan Kompleks Bur Ni Geureudong menunjukkan adanya patahan. Patahan normal tersebut merupakan jalur mengalirnya fluida keluar ke permukaan.

Pseudogravity transformation of total magnetic field anomalies data have been done in Bur Ni Geureudong, Bener Meriah, Aceh. The observation area covered along 31 km length of profile. The measured data were corrected by diurnal and IGRF corrections. The pseudogravity anomaly data show some agreements with structures and rock formations faund along the profile. Variations of the pseudogravity data at Pante Raya to Bur Ni Geureudong are connected to geothermal manifestations aroud the areas. Minimum pseudogravity values along the profile are influenced by low density rocks at Silih Nara’s Formation (Qvns) and Enang-enang’s Formation (Qvee). The change of pseudogravity vaules at Wih Pesam and Bur Ni Geuredong areas are cuased by faults. Those normal faults are path of flowing fluid out to the surface.

Keywords: Bur Ni Geureudong geothermal field, total magnetic field anomaly, pseudogravity transformation


Full Text:

PDF

References


Beiki, M., & Pedersen, L. (2010). Interpretation of aeromagnetic data using pseudo gravity gradient tensor decomposition . EGM .

Blakely, R. (1995). Potential Theory in Gravity and Magnetic Applications. United Kingdom: Cambrige University Press.

Cameron, N., Bennett, J., Bridge, D., Clarke, M., Djunuddin, A., Ghazali, S., et al. (1983). Peta Geologi Lembar Takengon, Sumatera. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.

Pratt, D. A., & Shi, Z. (2004). An improved pseudo-gravity magnetic transform technique for. ASEG.

Subarsyah, & Priohandono, Y. A. (2009). Metoda Pseudo-Gravity Dalam Analisis Kelurusan Dan Patahan. Jurnal Geologi Kelautan , Volume 7, No.2.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  | eISSN 2355-8229 | email: jacps@unsyiah.ac.id | http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/JAcPS |