Efektifitas Program Pendidikan Terhadap Pengetahuan Basic Life Support Pada Remaja

Enny Jurisa

Abstract


Abstrak


Basic Life Support (BLS) atau disebut juga bantuan hidup dasar (BHD)adalah tindakan darurat untuk membebaskan jalan napas, membantu pernapasan dan mempertahankan sirkulasi darah tanpa menggunakan alat bantu. Metode ceramah adalah metode secara lisan yang berisi tentang penyuluhan kesehatan dari petugas kesehatan adalah pemberian dukungan informasi dapat dilakukan dengan memberikan informasi mengenai kesehatan yang sebenarnya, apa itu kesehatan dan apa yang dirasakan seseorang ketika mengalami masalah kesehatan. Adapun tujuan dari penelitian ini melihat peningkatan pengetahuan basic life
support (BLS) pada siswa kelas X SMAN I Sigli. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian One-Group Pre test-post test design untuk membandingkan pengetahuan BLS sebelum dan sesudah pelatihan. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 44 orang yang terdiri dari 25 siswa perempuan 19 siswa laki-laki.
Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS dan uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil.hasil uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test pada responden yaitu terdapat pengaruh yang signifikan dimana nilai p-value =0,000 (α< 0.05). Kesimpulan.Secara statistik ada peningkatan yang
signifikan pelatihan dengan metode ceramah terhadap pengetahuan BLS pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Sigli.


Kata kunci:Basic life support, ceramah, siswa


Abstact

Basic Life Support (BLS) or also known as basic life support (BHD) is an emergency act to release or open the airway, breathing and helps maintain blood circulation without usinh devices. Lecture method is a
spoken method that contains health education of health workers is providing support information can be done by providing information about the actual health, what is health and what one feels when experiencing health problems. The purpose of this study is to finding out the increase in knowledge of basic life support (BLS) in class X of SMAN I Sigli. This study research design One-Group Pre-test post-test design to compare BLS knowledge before and after training. The number of samples used were 44 people consisting of 25 girls 19 boys. Analysis data was performed using SPSS and hypothesis testing using the Wilcoxon Signed Rank Test. Results. the statistical test Wilcoxon Signed Rank Test on respondents, a significant difference where pvalue
= 0.000 (α <0.05). Conclusion. No statistically significant increase in training with a lecture on the BLS knowledge in class X SMA Negeri 1 Sigli.

Keywords:Basic life support, Lecture, Student


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JIK
Jurnal Ilmu Keperawatan
 
ISSN (Print): 2338 – 6371
ISSN (Online): 2550 – 018X
 
Redaksi JIK: Jurnal Ilmu Keperawatan

Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala
Gedung Petronas, Jl. Tgk. Tanoh Abee
Darussalam, Banda Aceh 23111
Telp. (0651) 8053041; Faks. (0651) 8053041
E-mail: jik@unsyiah.ac.id
Website: http://jurnal.unsyiah.ac.id/jik

Creative Commons License
Jurnal Ilmu Keperawatan by Universitas Syiah Kuala is licensed

under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/JIK.