Peningkatan Kemandirian Keluarga Dalam Pencegahan ISPA Pada Balita Melalui Program Edukasi Berbasis Komunitas

Vitria Erlinda

Abstract


Abstrak


Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada balita dan menempati urutan pertama penyebab kematian. Perlu upaya pemberian edukasi kesehatan kepada keluarga agar kemandirian keluarga dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas program edukasi berbasis komunitas terhadap kemandirian keluarga dalam pencegahan ISPA pada balita. Jenis penelitian yang digunakan quasi-eksperiment melalui rancangan pretest dan posttest dengan populasi keluarga yang memiliki balita dengan atau pernah mengalami ISPA di Puskesmas Simpang Tiga Kabupaten Aceh Besar. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 101 responden yang dibagi menjadi 3 kelompok (edukasi sebaya, ceramah dan kontrol). Analisa data menggunakan uji one way anova dan uji ancova. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kelompok dalam kemandirian keluarga pada pencegahan ISPA sebelum intervensi (p>0,05); ada perbedaan yang signifikan antara kelompok dalam kemandirian keluarga pada pencegahan ISPA sesudah intervensi
(p<0,05). Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan metode edukasi sebaya lebih efektif dibandingkan metode ceramah. Oleh karena itu, diharapkan kepada pihak puskesmas untuk mensosialisasikan metode edukasi sebaya untuk peningkatan kemandirian keluarga dalam pencegahan ISPA pada balita.


Kata kunci: ISPA, kemandirian keluarga, edukasi sebaya, ceramah


Abstact


Upper Respiratory Infection (ARI) is one of disease which often happened for toddlers and increased every year. In this case, family need some effort of health information to make their independence in prevention of ARI will increasing with various method of education. The purpose of this research was to find out the effecctivity difference of education and lecture method for family independence in toddlers Upper Respiratory Infection (ARI). The method of this research was a quasy experiment research design device of pretest and postest with family who had toddlers with ARI experienced at community health centers Simpang Tiga Aceh Besar as the population.The sample was selected by using a purposive sampling with amount of sample counted 101 respondent become 3 group (Group of coeval education, lecture group, control group). The data were analyzed with one way anove test and ancova test. The research result showed that no significant differences which group in family independence prevention of ARI before and after
intervention ( p>0,05), there was get different which group in family independence prevention of ARI after intervention (p<0,05). Based on the statistic test results that showed the coeval education method more effective than lecture method. Therefore, this research recommended the public health care must develop an integrated peer education policy in nursing service at community health service to increasing the independence of family in toddlers Upper Respiratory Infection (ARI) prevention.


Key words : URI, Family Independence, Coeval Education,Lecture.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JIK
Jurnal Ilmu Keperawatan
 
ISSN (Print): 2338 – 6371
ISSN (Online): 2550 – 018X
 
Redaksi JIK: Jurnal Ilmu Keperawatan

Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala
Gedung Petronas, Jl. Tgk. Tanoh Abee
Darussalam, Banda Aceh 23111
Telp. (0651) 8053041; Faks. (0651) 8053041
E-mail: jik@unsyiah.ac.id
Website: http://jurnal.unsyiah.ac.id/jik

Creative Commons License
Jurnal Ilmu Keperawatan by Universitas Syiah Kuala is licensed

under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/JIK.