KEARIFAN LOKAL SMONG MASYARAKAT SIMEULUE DALAM KESIAPSIAGAAN BENCANA 12 TAHUN PASCA TSUNAMI

Rasli Hasan Sari, Taqwaddin Husin, Syamsidik

Abstract


Abstract: Research about Simeulue local wisdom Smong in disaster preparedness after 12 years of tsunami was conducted. The research aims to know how Simelue people preserved local wisdom Smong and the effort that have been made by Simelue people to preserved the value of nandong and nafi-nafi. This research using descriptive methods with qualitative approach and snowball sampling technique. The data collected by in-depth interview, observing and document review. The result shown that 1) After 12 years of tsunami Simelue people still preserved local wisdom Smong. Simelue people obtained the knowledge about tsunami preparedness by the combination between traditional and contemporary. 2) Simeulue people still preserved the values of nandong and nafi-nafi thorugh education and internalization. Simeulue people also build art class, discussion and documentation to preserved the local widom. The recomendation to Local Government of Simelue to initiate he preservation of cultural values of nandong in the artistic competitions.

Keywords: local wisdom Smong, preparedness, knowledge management

 

Abstrak: Penelitian yang berjudul “Kearifan Lokal Smong Masyarakat Simeulue Dalam Kesiapsiagaan Bencana 12 Tahun Pasca Tsunami” bertujuan untuk mengetahui penghayatan masyarakat terhadap kearifan lokal smong dan mengetahui upaya yang dilakukan masyarakat dalam melestarikan nilai nandong dan nafi-nafi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan teknik snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) masyarakat Simeulue 12 tahun pasca tsunami masih menghayati kearifan lokal smong. Masyarakat Simeulue memperoleh kombinasi pengetahuan tentang kesiapsiagaan menghadapi tsunami yaitu pertautan antara kesiapsiagaan secara tradisional dan kontemporer; 2) masyarakat Simeulue masih melestarikan nilai budaya nandong dan nafi-nafi melalui upaya-upaya edukasi dan internalisasi. Bentuk-bentuk yang dilakukan berupa mendirikan sanggar seni, dokumentasi, dan diskusi. Disarankan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Simeulue agar dapat menginisiasi pelestarian nilai budaya nandong ke dalam bentuk kompetisi kesenian.

Kata Kunci: kearifan lokal smong, kesiapsiagaan, manajemen pengetahuan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office

 

Jurnal Ilmu Kebencanaan

Jalan. Tgk Chik Pante Kulu No. 5 Komplek Universitas Syiah Kuala Darussalam, Banda Aceh 23111. Telp : (0651) 7407659, 7555110, Fax : (0651) 7551002.Cp:+62-85277963816. Website: www.pps.unsyiah.ac.id
e-mail: sjmpascasarjana@gmail.com

e-ISSN: 2355-3324