ADAPTASI MASYARAKAT GAMPONG LEUGE KECAMATAN PEUREULAK ACEH TIMUR TERHADAP BENCANA BANJIR PASANG (IE TUARA)

Teuku Youvan, Indra, Syamsidik.

Abstract


Abstract: The aim of this research was to describe the community adaptation patterns along with the enabling and constraint factors against Ie Tuara. This research is used social qualitative approach. The subjects of this research are consisted of the local community those are directly affected by Ie Tuara and also the people who are considered fully understand about the tide flood.  The steps of this research consisted of (1) the study of literature, (2) observation, (3) the development of the questions through the framework of participatory rural appraisal (4) transect-walks techniques, (5) interviews, and (6) The analysis that consists of data reduction and elections of data’s trend in accordance with the purpose of research. The research shown that the communityy has already owned adaptation patterns which are applied in ponds, paddy fields, social, environmental and also structural. The enabling factors of adaptation are the existences of social and environment modal in Gampong Leuge meanwhile the constraint factors are lack of capital for improving the livelihood sector and lack of community motivation in conservation.  In the future, it is recommended that the program of community empowerement towards environment alongside with sustainable community based adaptation and mitigation efforts.

Keywords: Ie Tuara, Adaptation, enabling and constraint factors.

  

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pola adaptasi serta faktor pendukung dan penghambatnya terhadap bencana Ie Tuara. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosial qualitatif. Subjek penelitian: masyarakat lokal yang terkena dampak langsung dari bencana Ie Tuara dan juga orang yang dianggap paling memahami tentang bencana banjir pasang. Tahapan penelitian ini terdiri dari (1) studi literatur, (2) observasi lapangan, (3) pengembangan butir pertanyaan melalui kerangka penilaian partisipatif pedesaan (4) teknik penelusuran, (5) wawancara, dan (6) Analisis terdiri dari reduksi data dan pemilihan pola data yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat memiliki adaptasi yang diterapkan dalam sektor tambak, sawah, sosial, lingkungan dan juga struktural. Faktor pendukung adaptasi adalah adanya modal sosial dan lingkungan yang masih terdapat di Gampong Leuge. Faktor penghambat adaptasi adalah kurangnya modal dalam memperkuat sektor penghidupan dan lemahnya motivasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Dimasa depan direkomendasikan program pemberdayaan kapasitas masyarakat ke arah lingkungan serta upaya berkelanjutan pada adaptasi dan mitigasi bencana berbasis komunitas.   

Kata kunci: Ie Tuara, adaptasi, faktor pendukung dan penghambat.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office

 

Jurnal Ilmu Kebencanaan

Jalan. Tgk Chik Pante Kulu No. 5 Komplek Universitas Syiah Kuala Darussalam, Banda Aceh 23111. Telp : (0651) 7407659, 7555110, Fax : (0651) 7551002.Cp:+62-85277963816. Website: www.pps.unsyiah.ac.id
e-mail: sjmpascasarjana@gmail.com

e-ISSN: 2355-3324