Perbandingan Pengaruh Efektivitas Kebugaran Fisik Daerah Pegunungan dengan Daerah Dataran Rendah Terhadap Cardiovascular

Nuzuli Nuzuli

Abstract


Kebugaran fisik merupakan kapasitas umum untuk berusaha beradaptasi terhadap respon kerja fisik. derajat kebugaran fisik sangat bergantung pada tingkat kesehatan individu sebelum dan sesudah melakukan aktivitas fisik. Tubuh manusia memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang luas. Manusia dapat hidup pada cuaca temperatur dingin, panas dan ketinggia. Maksud dan tujuan daripada penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas pengaruh kebugaran fisik pada daerah pegunungan dan dataran rendah terhadap cardiovascular. Peneliti mengkaji pengaruh perlakuan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ 88) yang dilakukan oleh siswa dataran tinggi dan dataran rendah. Sampel dari penelitian ini adalah siswa SMU  Negeri 1 Banda Aceh dan SMU Negeri 1 Takengon berjumlah 50 orang. Selanjutnya dibagi menjadi dua kelompok dengan sistem metching pairing sebanyak 25 sampel terdiri dari masing-masing kelompok. Data dari penelitian ini terdiri dari hasil penelitian freetest dan postes, selanjutnya data tersebut dianalisa dengan menggunakan teknik statistik dengan uji “t”. Hasil Pengolahan data menunjukkan pengaruh latihan sebelumnya kedua kelompok terdapat perbedaan yang signifikan. Sedangkan hasil uji “t” efektivitas sebelum dan sesudah latihan terdapat peningkatan pada kedua kelompok. Namun, terjadi perbedaan dimana kelompok I lebih baik peningkatannya dibandingkan kelompok II. Perbandingan pengaruh cardiovascular dataran tinggi lebih baik peningkatannya dibandingkan dengan dataran rendah.

 

Kata Kunci :   Kebugaran Fisik, Cardio Vascular, Daerah Pegunungan, Dataran Rendah.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.