Pengaruh Medan Listrik Terhadap Gerak Acak dan Viabilitas Spermatozoa Mencit (Mus musculus)

Nurmasyitah Nurmasyitah

Abstract


Radiasi gelombang elektromagnetik mempengaruhi kualitas sperma, yaitu menurunkan motilitas (daya gerak) dan viabilitas (daya tahan). Mencit (Mus musculus) dapat digunakan sebagai hewan percobaan dikarenakan sistem reproduksinya hampir sama seperti manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh medan listrik statis terhadap gerak acak dan daya tahan sperma mencit dalam keadaan ex vivo. Sperma mencit yang telah diencerkan dengan larutan fisiologis NaCl 0,9% dimasukkan ke dalam hemasitometer  yang  diletakkan diantara dua plat besi yang dihubungkan dengan sumber tegangan DC. Jarak antara kedua plat adalah d = 7,5 cm dan besar tegangan  sumber (ΔV = 0 V dan ΔV = 12,5 V). Pergerakan sperma diamati menggunakan mikroskop flouresensi kemudian direkam dengan menggunakan software NIS  elements. Sperma tanpa medan listrik (ΔV = 0) memiliki daya tahan selama 60 menit lebih lama dibandingkan sperma yang dipengaruhi medan listrik (ΔV = 12,5 V), hanya memiliki daya tahan selama 30 menit. Sperma bergerak acak ke segala arah apabila tanpa pengaruh medan listrik, akan tetapi sperma bergerak acak dan cenderung bergerak ke plat positif apabila berada dalam pengaruh medan listrik. Kualitas sperma normal dicirikan memiliki sperma yang bergerak zig-zag dan cepat sebesar 25%. 


Keywords


Sperma;medan listrik;motilitas;viabilitas

Full Text:

PDF

References


Alonso, M., & Finn, E.J. (1992). Physic, Addison Wesley.

Ashfahani, E.D., Wiratmini, N.I., & Sukmaningsih, A.A.S.A. (2010). Motilitas Dan Viabilitas Spermatozoa Mencit (Mus musculus L.) Setelah Pemberian Ekstrak Temu Putih (Curcuma Zedoaria (Berg.) Roscoe.). Jurnal Biologi, 14(1): 20 – 23.

Reece. B.J., Taylor, M.R., Simson, E.J & Dickey, J.D. (2012). Campbell Biology Concepts and Connections Seventh Edition Pearson. Benjamin Cummings.

Fauziyah, A & Dwijananti, P. (2013). Pengaruh Radiasi Sinar X Terhadap Motilitas Sperma Pada Tikus Mencit (Mus Musculus). Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 9(1): 93-98.

Hill, M.A. (2015). Embryology spermatozoa development. Data diperoleh melalui situs internet: https://embryology.med.unsw.edu.au/embryology/index.php/Main_Page. Diakses tanggal 22 Mei 2016.

Nurmasyitah. (2016). Pengaruh Medan Listrik Pada Distribusi Kecepatan Dan Laju Sperma Mencit (Mus musculus) Melalui Motilitasnya, Tesis Magister Pengajaran, Institut Teknologi Bandung.

Serwey, J. (2004). Physics For Scientists And Engineers 6 Th Edition. California: Thomson Brooks

Subowo. (1995). Biologi Sel. Bandung: Angkasa.

Sudatri, N.W., Suartini, N.M., Sukmaningsih, A.A.S.A., & Yulihastuti, D. A. (2015). Kualitas Spermatozoa Mencit Yang Terpapar Radiasi Sinar-X Secara Berulang. Jurnal Veteriner, 16(1): 56-61.

Tipler, Paul A. (2001): Fisika untuk sains dan teknik edisi ketiga jilid dua, Jakarta, Erlangga (35-36, 114-116).




DOI: https://doi.org/10.24815/jipi.v2i2.10737

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA)

ISSN 2614-0500  (print) | 2620-553X (online)
Organized by Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Unsyiah
Published by Syiah Kuala University
Website : http://jurnal.unsyiah.ac.id/jipi
Email     : jipi@unsyiah.ac.id


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.