Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Materi Fluida Statis Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Keterampilan Proses Sains Siswa

Rahma Zani, Adlim Adlim, Rini Safitri

Abstract


Pembelajaran sains yang masih didominansi guru dengan metode ceramah yang cenderung terbatas pada aspek hafalan sehingga kurang melibatkan aktivitas siswa melakukan kerja ilmiah, akibatnya siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep fisika dan berdampak pada minat belajar siswa yang rendah. Untuk dapat mengatasi permasalahan tersebut, guru perlu mengubah metode mengajar yang memungkinkan siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran, dan lebih membantu siswa dalam memahami konsep fisika sehingga mencapai hasil belajar yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi fluida statis dalam meningkatkan hasil belajar dan KPS siswa. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen research dengan non-equivalent control group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XMIA1 (eksperimen) dan kelas XMIA3 (kontrol) yang dipilih secara random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes KPS berupa 20 soal pilihan ganda dan angket respon siswa berisi 10 pertanyaan. Analisis data menggunakan perhitungan N-gain dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan KPS dan hasil belajar siswa pada materi fluida statis setelah penerapan model inkuiri terbimbing dengan pretest 43,4%, posttest 71,6% dengan rata-rata N-gain sebesar 49%. Hasil analisis angket menunjukkan tanggapan siswa terhadap model pembelajaran inkuiri terbimbing sangat baik, yaitu 95% dengan kategori sangat tertarik, karena model ini berkaitan dengan kehidupan nyata, sehingga siswa berperan aktif dalam setiap proses pembelajaran dengan cara menemukan dan menggali sendiri materi pelajaran. 


Keywords


Inkuiri terbimbing; hasil belajar siswa; KPS; dan fluida statis

Full Text:

PDF

References


Al-Kussami, U.M., Tomo, & Erwina. (2013). Remediasi Miskonsepsi Siswa Melalui Model Think-Pair-Share Berbantuan Word Square pada Perpindahan Kalor di SMP. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 2(7): 1-10.

Amalia & Varidi, S. (2009). Analisis Penyebab Rendahnya Nilai Fisika Siswa pada Materi Gerak Melingkar di SMA Negeri 6 Bandung. Jurnal Pengajaran Fisika Sekolah Menengah, 1(3): 51-55.

Ambarsari, W. (2013). Penerapan Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Keterampilan Proses Sains Dasar Pada Pelajaran Biologi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Surakarta. Jurnal Pendidikan Biologi, 5 (1): 81-95.

Anggraini, R.D., Sahala, S.S., & Arsyid, S.B. 2013. Remediasi Miskonsepsi Siswa Menggunakan Model Tipe NHT Berbantuan LKS pada Materi GLB di SMP. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 2(12): 1-10.

Azhar. (2008). Pendidikan Fisika dan Keterkaitannya Dengan Laboratorium. Jurnal Geliga Sains, 2(1): 7-11

Dimyati & Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamalik, O. (2009). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Ichtyaranisa, U., Tandililing, E., & Oktavianty, E. (2013). Remediasi Kesalahan Siswa Menyelesaikan Soal Fluida Statis Menggunakan Model Make A Match di SMA. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 2(9): 1-14.

Jumarni, N., Jalmo, T., & Yolida, B., (2014). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa. Jurnal Boiterdidik, 2(1): 1-13.

Nuryani, R. (2005). Stratgi Belajar Mengajar Biologi. Malang: UM Press.

Rahmani, Halim, A. & Jalil, Z. (2016). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS) Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pencerahan, 10 (2): 74-80.

Rizal, M. (2014). Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Multi Representasi terhadap Keterampilan Proses Sains dan Penguasaan Konsep IPA Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Sains, 2 (1): 159-165.

Sabahiyah, A.A.I.N., Marhaeni, I.W., & Suastra. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Keterampilan Proses Sains dan Penguasaan Konsep IPA Siswa Kelas V Gugus 03 Wanasaba Lombok Timur. e-Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Program Studi Pendidikan Dasar, 3 (1): 1-7.

Sudjana, N. (2011). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sumantri, M., & Permana, J. (2001). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Maulana.

Tangkas, I.M. (2012). Pengaruh implementasi model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan pemahaman konsep dan keterampilan proses sains siswa kelas X SMAN 3 Amlapura. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia, 2(1): 76-83.

Usman, U.M. (2008). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Usman, U.M., & Setiawati, L. (2008). Upaya Optimalisasi Kegiatan Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Utami, R., Djudin, T., & Arsyid, S.B. (2014). Remediasi Miskonsepsi pada Fluida Statis Melalui Model Pembelajaran TGT Berbantuan Mind Mapping di SMA, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3 (12): 1-12.

Wahyudin & Sutikno. (2010). Kefektifan Pembelajaran Berbantuan Multimedia Menggunakan Metode Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Minat dan Pemahaman Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 6(1): 32-38.

Yasmin, N., Ramdani, A. & Azizah, A. (2015). Pengaruh metode inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar biologi siswa kelas viii di smpn 3 gunungsari tahun ajaran 2013/2014. Jurnal Pijar MIPA. X(1): 69-75.




DOI: https://doi.org/10.24815/jipi.v2i2.11622

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA)

ISSN 2614-0500  (print) | 2620-553X (online)
Organized by Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Unsyiah
Published by Syiah Kuala University
Website : http://jurnal.unsyiah.ac.id/jipi
Email     : info jipi@unsyiah.ac.id


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.