PENGARUH JENIS SINGKONG DAN RAGI TERHADAP KADAR ETANOL TAPE SINGKONG

Dirayati Dirayati, Abdul Gani, Erlidawati Erlidawati

Abstract


Abstrak. Tape merupakan hasil dari proses fermentasi bahan makanan dengan bantuan suatu mikroorganisme yang disebut ragi atau khamir. Pada umumnya, tape hasil fermentasi mengandung senyawa etanol. Namun, kadar etanol yang dihasilkan dipengaruhi oleh jenis bahan makanan dan ragi yang digunakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jenis singkong dan ragi terhadap kadar etanol tape singkong. Jenis penelitian ini adalah eksperimen yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Data penelitian ini bersumber dari sampel tape singkong jenis Mentega dan Malang 2 yang dibuat menggunakan ragi Meulaboh dan Sigli. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi terstruktur. Penelitian dilakukan dengan menitrasi larutan sampel yang sudah ditetesi indikator PP (1%) dengan larutan NaOH (0,1 M). Proses titrasi dilakukan pada sampel mulai hari ke-1 setelah peragian sampai hari ke-5. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan analisis varian (ANOVA) menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Berdasarkan hasil analisis data diperoleh beberapa temuan, yaitu: (1) jenis singkong berpengaruh tidak nyata terhadap kadar etanol tape; (2) jenis ragi berpengaruh tidak nyata terhadap kadar etanol tape; (3) interaksi antara jenis singkong dengan jenis ragi berpengaruh tidak nyata terhadap kadar etanol tape. Hasil analisis dengan ANOVA tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan, sehingga tidak dilakukan uji lanjut.

Kata kunci: singkong, ragi, kadar etanol tape

 

Abstract. Tapai is a product of fermentation of cassava with the aid of a microorganism called yeast or khamir. In general, tapai that produced from fermentation process contains an ethanol compounds. This study was conducted to determine the effect of varieties of yeast and cassava on ethanol level of tapai. This research use a quantitative approach. The sample of this research were Butter cassava and Malang 2 cassava which were fermented with using yeast from Meulaboh and Sigli. The data collected using structured observation technique. Research carried out by titrating NaOH (0.1 M) solution to the sample which have been added a PP indicators (1%). The titration on the samples started from  the first day  after fermentation untill fifth day (5th day). Data were analyzed by analysis of variance (ANOVA) using a completely randomized design (CRD). Based on the analysis of data obtained several findings, namely: (1) the type of cassava gave  no real effect on tapai's ethanol levels; (2) different types of yeast cast no real effect on tapai's ethanol levels ; (3) there are no real effect on ethanol level of tapai produced by the interaction between different yeast and cassava. The results of the ANOVA analysis showed no significant difference between treatments, so it is not carried out.

Keywords: cassava, yeast, tapai's ethanol levels


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24815/jipi.v1i1.9461

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA)

ISSN 2614-0500  (print) | 2620-553X (online)
Organized by Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Syiah Kuala
Published by Syiah Kuala University
Website : http://jurnal.unsyiah.ac.id/jipi
Email     : jipi@unsyiah.ac.id


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.