GAMBARAN HISTOPATOLOGIS DAN KLINIS AYAM HERBAL SETELAH DIUJI TANTANG DENGAN VIRUS AVIAN INFLUENZA H5N1

Agus Setiyono, Nurliani Bermawie

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perubahan histopatologis dan klinis ayam herbal setelah ditantang dengan virus avian influenza (AI) H5N1. Seluruh ayam dibagi atas 3 kelompok perlakuan Kelompok kontrol, Kelompok I (I-1, I-2, dan I-3), dan Kelompok II (II-1, II-2, dan II-3). Masing-masing kelompok terdiri atas 15 ekor ayam sehingga jumlah seluruh ayam yang digunakan adalah 105 ekor. Ayam Kelompok I dan II masing-masing diberi herbal I (sambiloto, temu ireng, adas bintang, sirih merah) dan herbal II (sambiloto, adas bintang, sirih merah) selama 3 minggu sebelum ditantang virus. Ayam kelompok perlakuan secara keseluruhan tidak ada yang hidup hingga hari ke-8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 7 ekor ayam KII-3 (46,7%) masih hidup sampai hari ke-4 setelah uji tantang virus. Perubahan histopatologis sistem pernafasan ayam kelompok perlakuan menunjukkan pembendungan, edema, dan kerusakan sel epitel mukosa. Sistem limfoid juga menunjukkan pembendungan, deplesi folikel limfoid, dan fibrosis limpa dan bursa Fabrisius. Analisis imunohistokimia mengindikasikan partikel virus AI telah menyebar di organ atau jaringan sistem pernafasan dan sistem pertahanan.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21157/j.ked.hewan.v8i1.1252

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 by author and J. Ked. Hewan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial Office

Jurnal Kedokteran Hewan (Indonesian Journal of Veterinary Sciences)

Faculty of Veterinary Medicine Syiah Kuala University
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 4, Kampus FKH Unsyiah Darussalam
Banda Aceh 23111, Indonesia
Phone/Fax. +62-651-7551536, CP: +6285260153935; +6281362693330
e-mail: jkh@unsyiah.ac.id; jurnal_khusk@yahoo.com

  

p-ISSN: 1978-225X e-ISSN: 2502-5600


Creative Commons License
J Ked Hewan
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.