KINERJA REPRODUKSI TIKUS BUNTING AKIBAT PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL PURWOCEN

Aryani Sismin Satyaningtijas, Hera Maheshwari, Pudji Achmadi, Wisnugroho Agung Pribadi, Sandra Hapsari, Divo Jondriatno, Isdoni Bustaman, Bambang Kiranadi

Abstract


Pada penelitian ini, purwoceng diberikan pada tikus betina bunting umur 1-13 hari dengan tujuan mengetahui bobot badan, ovarium, dan uterus serta mempertahankan titik implantasi yang terbentuk sebelum masa implantasi. Penelitian ini menggunakan 2 kelompok yaitu kelompok tikus bunting kontrol dan tikus bunting yang mendapatkan purwoceng dengan dosis 25 mg/300 g bobot badan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tikus yang diberi purwoceng cenderung memiliki bobot ovarium dan uterus lebih berat dibandingkan kelompok kontrol. Purwoceng juga menyebabkan jumlah titik implantasi tikus hampir mendekati jumlah korpus luteum yang sudah terbentuk, dan ini menunjukkan bahwa keberhasilan implantasi lebih baik pada kelompok tikus yang diberi purwoceng.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21157/j.ked.hewan.v8i1.1253

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 by author and J. Ked. Hewan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial Office

Jurnal Kedokteran Hewan (Indonesian Journal of Veterinary Sciences)

Faculty of Veterinary Medicine Syiah Kuala University
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 4, Kampus FKH Unsyiah Darussalam
Banda Aceh 23111, Indonesia
Phone/Fax. +62-651-7551536, CP: +6285260153935; +6281362693330
e-mail: jkh@unsyiah.ac.id; jurnal_khusk@yahoo.com

  

p-ISSN: 1978-225X e-ISSN: 2502-5600


Creative Commons License
J Ked Hewan
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.