FAKTOR RISIKO INFEKSI Toxoplasma gondii PADA KUCING DOMESTIK YANG DIPELIHARA DI YOGYAKARTA

Muhammad Hanafiah, Wisnu Nurcahyo, Joko Prastowo, Sri Hartati

Abstract


Tujuan penelitian adalah menentukan kemungkinan faktor-faktor risiko terhadap kemunculan toksoplasmosis. Sebanyak 132 sampel serum darah diambil pada kucing lokal di Yogyakarta. Data-data epidemiologis seperti asal usul kucing, ras kucing, jenis kelamin, umur, lokasi sistem pemeliharaan, jenis pakan, dan frekuensi diare diberi kode untuk mempermudah analisis, kemudian dimasukkan, disimpan, dan dianalisis dengan program Statistix Versi 7 (Analytical Sofware inc). Analisis data dilakukan secara bivariat (Chi-square (2), dan kekuatan asosiasi (OR), dan multivariat (regresi logistik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap adanya toksoplasmosis pada kucing berdasarkan analisis bivariat adalah pembersihan kotak pasir 1 kali sehari dan mandi 2-3 kali seminggu sedangkan faktor-faktor yang memiliki peluang meningkatkan seropositif toksoplasmosis berdasarkan analisis multivariat adalah pemeliharaan kucing yang bebas di dalam rumah, dimandikan lebih dari 1 kali seminggu, dan dimandikan lebih besar dari 1 bulan sekali.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21157/j.ked.hewan.v9i1.2792

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 by author and J. Ked. Hewan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial Office

Jurnal Kedokteran Hewan (Indonesian Journal of Veterinary Sciences)

Faculty of Veterinary Medicine Syiah Kuala University
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 4, Kampus FKH Unsyiah Darussalam
Banda Aceh 23111, Indonesia
Phone/Fax. +62-651-7551536, CP: +6285260153935; +6281362693330
e-mail: jkh@unsyiah.ac.id; jurnal_khusk@yahoo. 

  

p-ISSN: 1978-225X e-ISSN: 2502-5600


Creative Commons License
J Ked Hewan
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.