HUBUNGAN MEROKOK DENGAN OBSTRUKSI JALAN NAPAS

Saminan Saminan

Abstract


Abstrak. Kebiasaan merokok merupakan prilaku yang dapat mengakibatkan dampak negatif  bagi kesehatan tubuh seseorang, yaitu dapat menyebabkan perubahan struktur, fungsi saluran pernapasan dan jaringan paru. Asap  rokok mengandung susunan senyawa gas dan partikel seperti karbon dioksida, air, karbon monoksida, partikular (kebanyakan tar), nikotin, nirtogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, formaldehida, fenol dan puluhan lainnya senyawa beracun terkenal. Saluran pernapasan adalah bagian tubuh manusia yang berfungsi sebagai tempat lintasan dan tempat pertukaran gas yang diperlukan untuk proses pernapasan, jika ada asap rokok maka mudah terjadi obstruksi jalan napas yang dapat mengakibatkan sesak napas.

Abstract. The smoking habit is a behaviour which can cause a negative impact for someone’s body helath, particularly it causes a stucture change, an airway function and a lung biopsy. A smoke consists of a gas compound structure and particle, such as carbon dioxide, water, carbon monoxide and particular (mostly tar), nicotine, nitrogene, oxide, hydrogen cyanide, ammonia, formaldehyde, pheno and other tens of poisonous famous compounds. An airway is a part of the human body which has a function to be a place for the passage and the gas exchange which are needed for a breathing process, so that if there is a smoke, the airway obstruction occurs easily which causes a short of breath.


Keywords


merokok; obstruksi; saluran napas; smoking; obstruction; airway

Full Text:

PDF

References


WHO. Brief Profile on Gender and Tobacco in South-Easr Asia Region. 2010.

WHO. The Tobacco Atlas. 2002.

Fawzani N, Triratnawati A. Terapi berhenti merokok (studi kasus 3 perokok berat). Makara, Kesehatan, 2005. Vol. 9, No.1:15-22.

Depkes RI. Resiko Utama Penyakit Tidak Menular Disebabkan Rokok. 2011.

Barners PJ. Chronic Obstructive Pulmonary Disease. N Engl J Med . 2000. vol. 343 No.4.

Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi 3. Balai Pustaka. Jakarta. 2002.

Jaffe D, Chavasse L. Comparing The Co Contento of Cigarette Smoke and auto Exhaust Using Gas Chromatography. J. Chollege Sci. Teaching. 1999. 172-176.

Price SA, Wilson LM. Patofisiologi : Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Penerjemah : Hartanto H. Edisi 6. Vol. 2. EGC. Jakarta. 2006.

Wibowo DS. Anatomi Tubuh Manusia. Grasindo. Jakarta. 2008.

Guyton. Fisiologi Manusia dan Mekanisme Penyakit. Edisi ke 7. EGC. Jakarta. 1994.

Sherwood, L. Fisiologi Manusia : dari sel ke sistem. Edisi 2. EGC, Jakarta. 2001.

McPhee, S.J., Lingappa, V.R., Ganong, W.F., dan Lange, J.D. Pathophisiology of Disease. Edisi 1. Printed in The United States Of America. 1995.

Alsagaff, H. dan Mukty, H. A. Dasar-Dasar Ilmu Penyakit Paru. Air Langga University Press. Surabaya. 2008.

Imron, A. Respirasi. Dalam Buku Monograf Fisiologi Manusia, Suwono (ed). Pusat Antar Universitas UGM. Yogyakarta. 1993.

Yunus, F. Penatalaksanaan Batuk dalam Praktek Sehari-hari. Cermin Dunia Kedokteran. 1993. 84 : 13-18.

Underwood, J.C.E., Patologi : Umum dan Sistemik. EGC. Jakarta. 2000.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 1411-3848E-ISSN: 2579-6372
Copyright© 1987-2017 | ISSN: 1412-1026 | EISSN: 2550-0112 
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by:
Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala
 
Jl. Tgk. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: +626517551843 
Email: jks@unsyiah.ac.id


Online Submissions & Guidelines | Editorial Policies | Contact | Statistics | Indexing | Citations