HUBUNGAN MEROKOK DENGAN DERAJAT PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK

Liza Salawati

Abstract


Abstrak. Penyakit paru obstruksi kronik (PPOK) dapat menyebabkan kesakitan kronik dan kematian individu di seluruh dunia setiap 10 detik. Diperkirakan pada tahun 2030 PPOK menjadi penyebab kematian ke-3 diseluruh dunia setelah penyakit jantung dan stroke. Paparan asap rokok merupakan salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya PPOK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan merokok dengan derajat PPOK pada penderita PPOK di Ruang Rawat Inap Paru Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional survey.Tempat penelitian di Ruang Rawat Inap Paru RSUDZA Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel secara total sampling. Sampel penelitian adalah seluruh penderita PPOK yang dirawat di Ruang Rawat Inap  Paru RSUDZA Banda Aceh periode September  2014 sampai dengan November 2014  yang berjumlah 60 orang. Analisis data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov pada CI 95% dan α=0,05. (JKS 2016; 3: 165- 169)

 

 

Kata Kunci: Merokok, derajat  PPOK.

 

Abstract. Background: Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) caused chronic morbidity and mortality of individuals throughout the world every 10 seconds. It is estimated that by 2030 COPD became the 3rd leading cause of death worldwide after heart disease and stroke. Exposure to cigarette smoke is one of the risk factors that can lead to COPD. The purpose of this study was to determine the relationship of smoking with stage of COPD patient in pulmonary wards at Regional General Hospital dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. This study used a cross-sectional survey design. The place of research in pulmonary wards at RSUDZA Banda Aceh. The sampling technique is total sampling. The samples were all patients treated at the COPD patient in pulmonary wards at RSUDZA Banda Aceh period September 2014 to November 2014, amounted to 60 people. Analysis of data using the Kolmogorov-Smirnov test on the CI 95% and α = 0.05. (JKS 2016; 3: 165- 169)

 

Keywords: Smoking, stage of COPD.


Keywords


Merokok, derajat PPOK; Smoking, stage of COPD.

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

GOLD. Global strategy for chronic obstructive pulmonary disease. Barcelona; Medical Communications Resources. 2010.

Tan WC, Ng TP. COPD in Asia where east meets west. Chest; 2008: 133:517-527.

WHO. Health Risks. The Tobacco Atlas. 2008. http://www.who.int/ tobacco/en/atlas9.pdf. Diakses pada tanggal 16 Mei 2011.

Menkes RI. Riskesdas. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI; Jakarta; 2013.

Persatuan Dokter Paru Indonesia. Penyakit paru obstrusi kronik: Pedoman diagnosis dan penatalaksanaan di Indonesia. 2011. http://www.klikpdpi.com/konsensus/konsensus-ppok/ppok.pdf. Diakses pada tanggal 31 Desember 2011.

Prasenohadi. PPOK dan Tuberkulosis. J Resir Indo. 2007; 27(3):141-142.

American Thoracic Society. Chronic obstructive pulmonary disease. 2012. http://www.thoracic.org/clinical/copd-guidelines. Diakses pada tanggal 1 Januari 2012.

WHO. Chronic obstructive pulmonary disease. 2010. http://www.who.int/tobacco/research/copd/en/index.html. Diakses pada tanggal 6 Maret 2011.

Barus. The effect of electrical stimulation on strength of quadriceps femoris muscles in acute exacerbation and post acute exacerbation COPD patients. Majalah Kedokteran Indonesia. 2010; Vol: 60, Nomor: 6.

Van Durme YMTA, Verhamme KMC. Prevalence, incidence, and lifetime risk for the development of COPD in the elderly . Rotterdam; CHEST: 2009: 135:368-377.

Nisa K. Prevalensi penderita penyakit paru obstruksi kronik dengan riwayat merokok di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan priode Januari 2009-Desember 2009. Universitas Sumatera Utara Medan; 2010: 45-48.

Anwar D, Chan Y, Basyar M. Hubungan derajat sesak nafas penderita penyakit paru obstruktif menurut kuesioner modified medical reasearch council scale dengan derajat penyakit paru obstruktif kronik. J Respir Indo.2012.

Menkes RI. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia tentang pedoman pengendalian penyakit paru obstruksi kronik. Jakarta; Depkes RI: 2008: 4-16.

Rima A, Suradi, Surjanto E, Yunus F. Korelasi antara jumlah makrofag, neutrofil dan kadar enzim matrix metalloproteinase pada cairan kurasan bronkial perokok. J Respir Indo. 2007; Vol. 27(3):143-144.

Guyton AC, Hall JE. Effecf of smoking on pulmonary ventilation in exercise. Textbook of Medical Physiology. 11th ed. USA; Elsevier Saunders: 2006: 1062.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 1411-3848E-ISSN: 2579-6372
Copyright© 1987-2017 | ISSN: 1412-1026 | EISSN: 2550-0112 
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by:
Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala
 
Jl. Tgk. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: +626517551843 
Email: jks@unsyiah.ac.id


Online Submissions & Guidelines | Editorial Policies | Contact | Statistics | Indexing | Citations