PEMBERIAN ASI DAN MP-ASI TERHADAP PERTUMBUHAN BAYI USIA 6 – 24 BULAN

Agus Hendra Al Rahmad

Abstract


Abstrak. Kekurangan gizi pada bayi akan menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan, apabila tidak diatasi secara dini dapat berlanjut hingga dewasa. Usia 0 – 24 bulan merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat dan sekaligus periode kritis. Kebutuhan dapat terpenuhi dari pemberian ASI serta dukungan MP-ASI. Penelitian bertujuan untuk mengukur tingkat hubungan pemberian ASI dan MP-ASI dengan pertumbuhan bayi pada usia 6 – 24 bulan. Penelitian dilakukan secara cross sectionalsejak Februari – Maret 2016 di Lamreueng Aceh Besar. Sampel yaitu bayi usia 6 – 24 bulan yang dipilih secara random. Data identitas sampel dan responden, pemberian ASI dan MP-ASI dilakukan secara wawancara dan observasi, sedangkan data pertumbuhan melalui pengukuruan antropometri TB/U. Hasil penelitian menunjukan hubungan signifikan antara pemberian ASI (p= 0,000, OR= 21,0) dan pemberian MP-ASI (p= 0,006, OR= 6,5) dengan pertumbuhan bayi 6 – 24 bulan. Kesimpulan, rendahnya pemberian ASI eksklusif dan kurang baiknya pemberian MP-ASI berhubungan dengan banyaknya anak yang tidak dapat tumbuh secara normal. Disarankan, perlu dilakukan konseling dan penyuluhan secara komprehensif oleh tenaga kesehatan untuk meningkatkan pemberian ASI eksklusif dan MP-ASI.

Kata kunci: Bayi 6 – 24 bulan, pemberian ASI dan MP-ASI, pertumbuhan


Abstract. Malnutrition in infants will cause growth and developmental disorders if not addressed early can continue into adulthood. Age 0-24 months is a period of rapid growth and development as well as a critical period. Needs can be met from breastfeeding and support of complementary feeding. The aim of the study was to measure the relationship between breastfeeding and complementary feeding with infant growth at 6-24 months. The research was conducted cross sectional from February to March 2016 in Lamreung Aceh Besar. Samples that infants aged 6-24 months were selected at random. Sample and respondent identity data, breastfeeding and complementary feeding were conducted by interview and observation, while growth data through anthropometry measurement of HFA. The results showed a significant association between breastfeeding (p = 0,000, OR = 21.0) and complementary feeding (p= 0,006; OR= 6,5) with infant growth of 6-24 months. In conclusion, the low level of exclusive breastfeeding and poor delivery of complementary feeding is related to the number of children who can not grow normally. Suggested, needs to be done in a comprehensive counseling and counseling by health workers to improve exclusive breastfeeding and complementary feeding.

Keywords:  Infants aged 6-24 months, breastfeeding and complementary feeding, growth


Keywords


Bayi 6 – 24 bulan, pemberian ASI dan MP-ASI, pertumbuhan; Infants aged 6-24 months, breastfeeding and complementary feeding, growth

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

WHO. World health report 2013: Research for Universal Health Coverage. Switzerland, Geneva: World Health Organization; 2013.

Unicef. Ringkasan Kajian Gizi Ibu dan Anak. Diakses dari http//www unicef org/indonesia/id/A6_-_B_Ringkasan_Kajian_Gizi pdf(sitasi 12 Oktober 2014). 2012;

Sakti RE, Hadju V, Rochimiwati SN. Hubungan Pola Pemberian MP-ASI dengan Status Gizi Anak Usia 6-23 Bulan Di Wilayah Pesisir Kecamatan Tallo Kota Makassar. J MKMI. 2013;1–12.

Balitbangkes. Laporan Riset Kesehatan Dasar 2013 Provinsi Aceh. Pertama. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Kementerian Kesehatan RI; 2013.

Al Rahmad AH. Malnutrisi pada Balita Pedesaan dengan Perkotaan berdasarkan Karakteristik Keluarga: Data PSG 2015. Idea Nurs J. 2016;7(3):43–52.

Zahraini Y. 1000 Hari Pertama Kehidupan: Mengubah Hidup , Mengubah Masa Depan [Internet]. Subdit Bina Gizi Makro. 2013 [cited 2016 Feb 23]. p. 2–4. Available from: http://gizi.depkes.go.id/1000-hari-mengubah-hidup-mengubah-masa-depan.

Soetjiningsih. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran (EGC); 2012.

World Health Organization, Unicef. Global strategy for infant and young child feeding. Geneva, Swiss: World Health Organization; 2003.

AL-Rahmad AH, Miko A, Hadi A. Kajian stunting pada anak balita ditinjau dari pemberian ASI eksklusif, MP-ASI, status imunisasi dan karakteristik keluarga di Kota Banda Aceh. J Kesehat Ilm Nasuwakes. 2013;6(2):169–84.

Hermina H, Prihatini S. Pengembangan Media Poster dan Strategi Edukasi Gizi untuk Pengguna Posyandu dan Calon Pengantin. Bul Penelit Kesehat. 2015;43(3):195–206.

Dinkes Aceh. Profil Kesehatan Provinsi Aceh Tahun 2013. Banda Aceh: Dinas Kesehatan Provinsi Aceh; 2013.

Dinkes Aceh Besar. Profil Kesehatan Kabupaten Aceh Besar. Jantho; 2015.

Lameshow S, Lwanga S. Sample Size Determination in Health Studies, A Practical Manual. Geneva: WHO; 1990.

Maseko M, Owaga E. Child Malnutrition And Mortality In Swizeland Situation Analysis Of The Immedate, Underlying And Basic Causes 2012. African J Food, Agric Nutr Dev. 2012;12(2):5994–6006.

Kartika V, Jahari AB. Studi Dampak Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (Mp-Asi) Terhadap Tingkat Pertumbuhan Anak Usia 5 Bulan. Penelit Gizi dan Makanan The J Nutr Food Res. 2003;26(1).

Al-Rahmad AH, Fadillah I. Perkembangan Psikomotorik Bayi 6–9 Bulan berdasarkan Pemberian ASI Eksklusif. Aceh Nutr J. 2016;1(2):99–104.

Fitri DI, Chundrayetti E, Semiarty R. Hubungan pemberian ASI dengan tumbuh kembang bayi umur 6 bulan di Puskesmas Nanggalo. J Kesehat Andalas. 2014;3(2).

Tikoalu, Jeanne R, Sekartin R. Air Susu Ibu dan Tumbuh Kembang Anak. Dalam Bedah ASI. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2008.

Kramer MS, Guo T, Platt RW, Sevkovskaya Z, Dzikovich I, Collet J-P, et al. Infant growth and health outcomes associated with 3 compared with 6 mo of exclusive breastfeeding. Am J Clin Nutr. 2003;78(2):291–5.

Yngve A, Sjöström M. Breastfeeding determinants and a suggested framework for action in Europe. Public Health Nutr. 2001;4(2b):729–39.

Septiana R, Djannah RSN, Djamil MD. Hubungan Antara Pola Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dan Status Gizi Balita Usia 6-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Gedongtengen Yogyakarta. Kesehat Masy UAD. 2010;4(2):118–24.

Rahmad AHAL, Miko A. Kajian Stunting pada Anak Balita berdasarkan Pola Asuh dan Pendapatan Keluarga Di Kota Banda Aceh. Kesmas Indones. 2016;8(2):58–77.

Shrimpton R, Victora CG, de Onis M, Lima RC, Blössner M, Clugston G. Worldwide timing of growth faltering: implications for nutritional interventions. Pediatrics. 2001;107(5):e75–e75.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 1411-3848E-ISSN: 2579-6372
Copyright© 1987-2017 | ISSN: 1412-1026 | EISSN: 2550-0112 
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by:
Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala
 
Jl. Tgk. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: +626517551843 
Email: jks@unsyiah.ac.id


Online Submissions & Guidelines | Editorial Policies | Contact | Statistics | Indexing | Citations