Isolasi dan identifikasi vibrio cholerae dari air sumur penduduk Dusun Barat Desa Kopelma Darussalam Banda Aceh

Mudatsir Mudatsir

Abstract


Abstrak.   Diare   merupakan   salah   satu   penyaki  menular  yang   disebabkan   oleh   berbagai macam mikroorganisme    dan  sering dihubungkan dengan tingkat  sanitasi lingkungan.  Salah satu penyebabnya adalah Vibrio cholerae. Penelitian tentang isolasi dan identifikasi telah dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Fa.kultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Bahan penelitian adalah air sumur penduduk Dusun Barat Kopelma Darussalam Banda Aceh sebanyak 30 sampel yang diambl secara acak, Media yang digunakan untuk isolasi dan identifikasi adalah air papton alkalki yang mengandung NaCl 3% dan pH-nya

8,5 sebagai media transpor, untuk isolasi digunakan lempeng agar TCBSA (Thiosilfate Citrate Bile Sucrose Agar). Untuk  identifikasi diawali dengan pewarnaan Gram dan dilajutkan uji biokimiawi terdiri dari uji sitrat,  uji gula-gula,  VP dan bulyon darah. Sedangkan untuk  pemeriksaan  serologi dipakai  anti serum polivalen  dan  monovalen yang terdiri  dari antiserum ogawa dan  inaba. Hasil  penelitian  menunjukkan

13,33% air sumur terkontaminasi oleh Vibrio cholerae. Dari pemeriksaan serologis terhadap Vibrio cholerae ditemukan 75%  serotipe ogawa dan 25% serotipe inaba. (JKS 2009; 3:117-122)

 

Kata  kunci: Isolasi, identifikasi, Vibrio cholerae, air sumur

 

Abstract.   Diarrhea  is an infectious disease caused by microorganism. It  is usually  related to  level of environment sanitation. One of the microorganisms causing this disease is Vibrio cholerae. The research about isolation and identification has been conducted in Microbiology Laboratory at Medical Faculty of Syiah  Kuala  University  with  30  samples  selected  randomly.  The  medium  used  for  isolation  and identification is alkaline peptone water containing NaCl 3% and pH of 8.5 as the transport medium. TCBSA (Thiosulphate Citrate Bile Salt Sucrose Agar) plate is used for the isolation. The identification process is begun with gram staining followed by biochemistry test consisting of citrate, glucose, VP and blood bouiJJon tests. For serology test, polyvalent and monovalent antiserum containing ogawa and inaba,  The research results show that  13.33  per cent of well water is contaminated by Vibrio cholerae. The serology test on Vibrio cholerae show that there are 75 per cent of ogawa serotype and 25 per cent of inaba serotype. (JKS

2009; 3: 117-122)

 

Keywords: Isolation, identification, Vibrio cholerae, and well water.


Keywords


Kata kunci: Isolasi, identifikasi, Vibrio cholerae, air sumur; Isolation, identification, Vibrio cholerae, and well water.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons LicenseISSN: 1411-3848E-ISSN: 2579-6372
Copyright© 1987-2017 | ISSN: 1412-1026 | EISSN: 2550-0112 
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

Published by:
Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala
 
Jl. Tgk. Tanoh Abee, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone: +626517551843 
Email: jks@unsyiah.ac.id


Online Submissions & Guidelines | Editorial Policies | Contact | Statistics | Indexing | Citations