EFEK PEMBERIAN MINYAK JELANTAH TERHADAP GAMBARANHISTOPATOLOGIS HATI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)

Siti Aisyah, Hamdani Budiman, Dessy Florenstina BR. G, Dwinna Aliza, M Nur Salim, Ummu Balqis, T. Armansyah

Abstract


Penelitian ini bertujuan mempelajari gambaran histopatologi hati tikus putih (Rattus norvegicus) akibat mengonsumsi minyak jelantah.  Duapuluh ekor tikus berumur 3 bulan dengan bobot badan ±250 g dibagi atas 4 kelompok perlakuan dan setiap kelompok terdiri at as 5 ekor. Perlakuan K1 (minyak goreng curah), K2, K3, dan K4 (minyak jelantah 3x, 6x, dan 9x pemakaian). Perlakuan dilakukan selama 60 hari, dan pada hari ke 61 dilakukan eutanasia yang dilanjutkan dengan nekropsi. Hati tikus diambil dan difiksasi dalam larutan buffered neutral formaline 10%
untuk diproses sediaan histopatologis dan diwarnai dengan hematoksilin dan eosin (HE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hati berwarna coklat kehitaman, bengkak, dan ditemukan nodul multi fokal dengan konsistensi padat. Secara histopatologi terjadi peningkatan kongesti, degenerasi cloudy swelling, dan nekrosis sel


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21157/j.med.vet..v9i1.2989

DOI (PDF): https://doi.org/10.21157/j.med.vet..v9i1.2989.g2823

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 by author and J. Med. Vet.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
J. Med. Vet. is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.