DETERMINAN KESEJAHTERAAN PETANI TANAMAN PANGAN DI PROVINSI ACEH TAHUN 2012-2017

Akram Akramur Rasyid

Abstract


Abstract
The economy in Aceh Province is heavily dependent on agriculture, especially agricultural-crops
which absorb the largest workforce of 29.68 percent and contribute the second largest gross
domestic product (GDP) after industrial sector by 13.14 percent in 2017 and increase year to
year. However, the absorption of agricultural manpower especially large agricultural-crops is not
balanced with farmers' welfare level when viewed from NTPP which is still below 100 value. This
research aims to know the development of welfare level of agricultural-crop farmer and other
variables, variables that affect it. In this research, the welfare level of agricultural-crop farmers is
approached with NTPP variable as dependent variable, while independent variables used are dry
paddy harvest price, rice seed price, grain transport cost, and NTPP of previous period. The data
source is from the Badan Pusat Statistik (BPS) in 2012-2017 monthly. This research uses
descriptive analysis and time series data regression analysis. The results showed that the variables
of dry harvested paddy price, NTPP of the previous period were significantly positive, and the
price of paddy seed was negatively significant to NTPP current period in the long run. In the short
term the price of dry grain harvest and NTPP of the previous period was significantly positive for
NTPP current period. The results of this study recommend to the government in maintaining the
stability of the rice seed price by subsidizing the good quality of rice seeds to farmers and
maintaining the stability of the dry paddy harvest price by determining the Government Purchase
Price (GPP) according to the harvest time.
Keywords: Farmers’ welfare, agricultural-crops, dry paddy harvest price, rice seed price, grain
transport cost, time series data regression.
Abstrak
Perekonomian di Provinsi Aceh sangat bergantung dengan sektor pertanian khususnya tanaman
pangan yang mampu menyerap tenaga kerja terbesar yaitu 29,68 persen dan memberikan
kontribusi produk domestik bruto (PDB) kedua terbesar setelah sektor industri sebesar 13,14
persen tahun 2017 dan meningkat dari tahun ke tahun. Namun, penyerapan tenaga kerja sektor
pertanian khususnya tanaman pangan yang besar tersebut tidak diimbangi dengan tingkat
kesejahteraan petani bila dilihat dari NTPP (Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan) yang masih
berada dibawah nilai 100. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan tingkat
kesejahteraan petani tanaman pangan dan variabel-variabel yang memengaruhinya. Pada penelitian
ini tingkat kesejahteraan petani tanaman pangan didekati dengan variabel NTPP sebagai variabel
dependen, sedangkan variabel independen yang digunakan adalah harga gabah kering panen, harga
benih padi, ongkos angkut gabah, dan NTPP bulan sebelumnya. Penelitian ini menggunakan
analisis deskriptif dan analisis regresi data time series. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
variabel harga gabah kering panen, NTPP bulan sebelumnya signifikan positif, dan harga benih
padi signifikan negatif terhadap NTPP bulan sekarang pada jangka panjang. Pada jangka pendek
harga gabah kering panen dan NTPP bulan sebelumnya signifikan positif terhadap NTPP bulan
sekarang. hasil penelitian ini merekomendasikan kepada pemerintah dalam menjaga kestabilan
harga benih padi dengan memberikan subsidi benih padi yang berkualitas kepada para petani dan
menjaga kestabilan harga gabah kering panen dengan menentukan harga pembelian pemerintah
(HPP) sesuai masa panen.


Keywords


Kesejahteraan petani, tanaman pangan, harga gabah kering panen, harga benih padi, ongkos angkut gabah,regresi data time series.

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. (2013). Berita Resmi Statistik Desember 2012: Perkembangan Nilai

Tukar Petani, Inflasi Pedesaan, dan Harga Produsen Gabah. Jakarta: Badan Pusat

Statistik.

__________________. (2017). Produksi Tanaman Pangan 2017. Jakarta: Badan Pusat

Statistik Republik Indonesia.

__________________. (2017). Statistik Harga Produsen Gabah 2017. Jakarta: Badan

Pusat Statistik Republik Indonesia.

__________________. (2017). Statistik Indonesia 2017. Jakarta: Badan Pusat Statistik

Republik Indonesia.

__________________. (2017). Statistik Nilai Tukar Petani 2017. Jakarta: Badan Pusat

Statistik.

__________________. (2018). Perkembangan Nilai Tukar Petani, Inflasi Pedesaan, dan

Harga Produsen Gabah. Berita Resmi Statistik Desember 2017.

Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh. (2017). Provinsi Aceh Dalam Angka Tahun 2017.

Aceh: Badan Pusat Statistik Aceh.

Bappenas.(2013). Analisis NTP sebagai Bahan Penyusunan RPJMN Tahun 2015-

Jakarta: Bappenas.

Enders, Walter. (2015). Applied Econometric Time Series Fourth Edition. New York:

John Wiley & Sons, Inc.

Faridah, N., & Syechalad, M. N. (2016). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi

Nilai Tukar Petani Sub Sektor Tanaman Pangan Padi di Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM) Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah,

(1) , 169-176.

Ginting, Albina br. (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Padi

dan Usaha Penggemukan Sapi Potong. Jurnal Penelitian Bidang Ilmu Pertanian,

(3), 106-118.

Gujarati, D. N. (2004). Basic Econometrics 4th Edition. New York: McGraw-Hill.

Hutabarat, B. (1995). Analisis Deret Waktu Kecenderungan Nilai Tukar Petani di

Indonesia. Jurnal Agroekonomi, 14(2), 55-65.

Jayadi. (2012). The Dynamic Analysis of Inflation Rate and Farmers’ Welfare for Rural

Poverty Reduction in Indonesia. Institute of Social Studies. The Hague, The

Netherlands.

Kementerian Pertanian. (2015). Rencana Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2015-

Jakarta: Kementerian Pertanian.

Machfudh, Masyhuri. (2007). Dasar-Dasar Ekonomi Mikro. Jakarta : Prestasi

Pustakaraya.

Mankiw, Gregory. (2003). Makroekonomi Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga.

Muttakin, Dedi. (2014). Faktor- Faktor Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Pendapatan

Usahatani Kelapa Sawit Pola Swadaya di Desa Kepau Jaya Kabupaten Kampar.

Jurnal RAT, 3(1), 369-378.

Nachrowi, N. D. & Usman, H. (2006). Pendekatan Populer dan Praktis Ekonometrika

untuk Analisis Ekonomi dan Keuangan. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas

Ekonomi Universitas Indonesia.

Pindyck, Robert S., dan Rubinfeld, Daniel L. (2007). Mikroekonomi Edisi Keenam.

Jakarta: PT. Indeks.

Rahim. Abd. dan. Hastuti. DRW. (2007). Ekonomi Pertanian. Jakarta: Penebar Swadaya.

Soekartawi. (2006). Analisis Usaha Tani. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Suhendar, Asep. (2012). Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Nilai Tukar Petani

Tanaman Pangan di Kawasan Barat Indonesia [Skripsi]. Bogor: Institut Pertanian

Bogor.




DOI: https://doi.org/10.24815/jped.v4i2.12572

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 +6282160229553

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

___________________________________________________________

Published by:

Islamic Economics Department collaborated with IAEI DPW Aceh
Economics and Business Faculty
Syiah Kuala University
Kopelma Darussalam, Banda Aceh, Indonesia - 23111
ISSN: 2502-6976, E-ISSN: 2580-6297

 StatCounter - Free Web Tracker and Counter VIEW JPED STATS

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.