PENGEMBANGAN MODUL METODE PROYEK UNTUK MENGETAHUI KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) BERDASARKAN GAYA BELAJAR SISWA PADA LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT

Irma Zarwinda, Adlim Adlim, Abdul Gani

Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan modul metode proyek pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit, menilai kualitas modul berdasarkan masukan para ahli, meminta tanggapan guru dan siswa terhadap modul metode proyek, dan  mengetahui KPS berdasarkan gaya belajar siswa serta peranan modul metode proyek. Penelitian dilakukan di tiga sekolah kota Banda Aceh (SMAN 11, SMAN 10 Fajar Harapan, dan SMAN 5 Banda Aceh) dengan menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian reasearch and development (R and D). Penelitian ini menggunakan desain Pre –test and Post-test Group. Modul telah dikembangkan melalui model ADDIE. Penilaian ahli untuk kualitas modul menunjukkan skor sebesar 4,21  (baik), hasil penelitian  menunjukkan bahwa 90,67% guru dan 80,68% siswa memberikan respon positif terhadap modul. Uji hipotesis dilakukan pada data pretest dan posttest berdasarkan gaya belajar siswa dari tiga sekolah dengan taraf signifikan 0,05 %. Data pretest menggunakan uji Mann-Whiteney (Uji U) hasilnya ada yang berbeda dan tidak berbeda secara signifikan.  Data posttest menggunakan uji t hasilnya sebagian besar tidak berbeda secara sigifikan kecuali gaya belajar kinestetik siswa SMAN 10 Fajar Harapan dan SMAN 5 Banda Aceh yang berbeda secara signifikan. Peranan modul dilihat berdasarkan perolehan nilai rata-rata postest KPS siswa ditiga sekolah yaitu sebesar 72,19 dengan kriteria “baik” dan siswa dengan gaya belajar kinestetik yang mendapat nilai rata-rata KPS tertinggi dengan menggunakan modul kimia.

Keywords


modul, bahan ajar, metode proyek, KSP, dan gaya belajar.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Pendidikan Sains Indonesia

View JPSI Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.