Pengaturan Pemakaian Bandwidth Menggunakan Mikrotik Bridge

Afdhal Afdhal, Taufiq A. Gani, Haimi Ardiansyah

Abstract


Permasalahan dalam sebuah jaringan komputer
adalah proses pengiriman data lambat, rusak dan tidak
sampai ke tujuan. Permasalahan ini diakibatkan belum
adanya manajemen penggunaan bandwidth. Permasalahan
ini sering diselesaikan dengan melakukan perbaikan dan re-konfigurasi jaringan dari awal serta membuat penggunaan
bandwidth yang lebih teratur. Namun, pada jaringan yang
sudah kompleks, re-konfigurasi dari awal bukan hal mudah
dan memakan waktu lama serta menghabiskan banyak
biaya. Oleh karena itu, sebuah jaringan memerlukan
manajemen pemakaian bandwidth yang baik, sehingga
dapat mengatur lalu-lintas data tepat sasaran dalam waktu
cepat dan efisien, tanpa mere-konfigurasi jaringan dari awal.
Dalam penelitian ini peneliti membuat desain topologi
menggunakan Mikrotik sebagai bridge dengan
menempatkannya antara server dengan client untuk
menjembatani proses pertukaran data. Desain ini dibuat
untuk membandingkan pemakaian bandwidth pada jaringan
yang menggunakan Mikrotik dengan jaringan tanpa
Mikrotik. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh
penggunaan Mikrotik Bridge terhadap manajemen
pemakaian bandwidth dengan melakukan analisa terhadap
besar pemakaian bandwidth yang diterima client dan
membuat perbandingan grafis berdasarkan hasil hitungan
standar deviasi. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa
penempatan Mikrotik Bridge dapat mengatur pemakaian
bandwidth, sehingga pertukaran data menjadi lebih baik dan
pemakaian bandwidth dapat lebih optimal, tanpa mengubah
konfigurasi jaringan sebelumnya.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.17529/jre.v9i2.177

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


hits counter View JRE Stats

 

Creative Commons License   

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.