PEMENUHAN KEBUTUHAN KALSIUM DAN BESI ATLET SEPAK BOLA JUNIOR BANDA ACEH

Yusni ., Amiruddin .

Abstract


Abstrak: Salah satu faktor yang berperan dalam prestasi atlet sepakbola adalah gizi dan jika asupan gizi kurang, walaupun latihan yang dilakukan maksimal dan teraturpun akan menjadi kurang bermanfaat. Federasi Sepakbola Dunia telah mengeluarkan pernyataan bahwasannya gizi  termasuk diantaranya kalsium sangat berperan dalam keberhasilan suatu tim sepakbola. Namun, kenyataannya makanan yang dimakan atlet sepakbola belum tentu memenuhi kebutuhan gizi atlet, sehingga atlet tidak menghasilkan prestasi dan stamina yang maksimal. Selain itu, permasalahan yang ada saat ini adalah bukan saja disebabkan rendahnya gizi makanan atlet, melainkan buruknya kebiasaan atlet dalam pengaturan makanan dan tidak adanya asupan suplemen tambahan yang diberikan secara teratur untuk pemenuhan kebutuhan gizi  mikro.  Penelitian menunjukkan bahwa  kekurangan kalsium dan  deplesi besi  tingkat moderate dihubungkan dengan berkurangnya performance latihan dan saat bertanding. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemenuhan kebutuhan kalsium dan zat besi pada atlet sepakbola junior Banda Aceh. Subjek penelitiannya adalah 1 klub sepak bola junior Aneuk Rencong Banda Aceh, laki-laki, usia 12-17 tahun, yang berjumlah 22 orang. Penelitian ini merupakan penelitian studi laboratorium dengan melakukan pemeriksaan kadar kalsium di Prodia Jakarta dan pemeriksaan kadar hemoglobin darah dilakukan di laboratorium Prodia Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 18,18% atlet sepak bola junior Aneuk Rencong Banda Aceh mengalami hipokalsemia (kadar kalsium darah dibawah normal), sedangkan kadar hemoglobin darah semuanya dalam batas normal.

Kata kunci: kalsium, zat besi, atlet junior, sepakbola


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.