KORELASI TRADISI, KELENTUKAN DAN KELINCAHAN DENGAN KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA

Fauzan .

Abstract


Abstrak: Kemampuan bermain sepakbola dipengaruhi oleh faktor psikologis faktor fisiologis. Faktor fisiologis  yaitu  kondisi  fisik  yang  dalam  hal  ini  adalah  kelentukan  dan  kelincahan,  sedangkan psikologis  yang  didalamnya  terdapat  aspek  tradisi.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui kontribusi tradisi, kelentukan dan kelincahan dengan kemampuan bermain sepakbola Putra Banna Peusangan Kabupaten Bireun. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Putra Banna Peusangan Kabupaten Bireun yang berjumlah 33 orang. Berdasarkan acuan pengambilan sampel dengan metode total sampling. Hasil analisis diperoleh koefisien korelasi tradisi dengan kemampuan bermain sepakbola sebesar 0,62,   dengan r hitung > r tabel (0,62 > 0.291), sehingga terdapat korelasi Xdengan Y. Koefisien kelentukan dengan  kemampuan bermain sepakbola sebesar 0,54,  dengan r hitung > r tabel (0,54 > 0.291), sehingga terdapat korelasi Xdengan Y. Koefisien korelasi kelincahan (x3) dengan kemampuan bermain sepakbola sebesar 0,46,   dengan r hitung > r tabel (0,46 > 0.291), sehingga terdapat korelasi antara Xdengan Y. Koefisien korelasi secara bersama-sama tradisi, kelentukan, kelincahan dengan kemampuan bermain sepakbola Putra Banna Peusangan Bireue sebesar 0,93,  Untuk taraf kepercayaan 0,05 dan n = 33, dengan r tabel = 0.291 dan r hitung = 0,93 dapat disimpulkan bahwa r hitung > r tabel (0,93> 0,291).  Sehingga terdapat korelasi tradisi, kelentukan dan kelincahan dengan kemampuan bermain sepakbola Putra Banna Peusangan Bireuen. Dari penghitungan pengujian hipotesis diperoleh f hitung = 62,61 sedangkan kemudian diperoleh nilai f tabel=2,94  yang artinya f hitung =

62,61 > dari nilai f tabel = 2,94.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.