PERILAKU BALOK PROFIL KANAL (C) KONSFIGURASI (I) FERROFOAM CONCRETE DENGAN VARIASI TINGGI PROFIL AKIBAT BEBAN LENTUR

Farid Saputra, Mochammad Afifuddin, Abdullah Abdullah

Abstract


Abstract: Many areas have inadequate transportation infrastructure. The current technological developments, demanding the construction of easy to move. To accomplish this, a concrete technology is required that can provide lightweight concrete with high strength. Lightweight concrete technology is also urgently needed, to make innovations in the technical work of the new world of construction. For that combination of ferrocement and foam concrete can be a technology solution needed by the people of Indonesia today. The purpose of this study was to obtain information about the behavior of the confined ferrofoam concrete channel block beam I due to the bending load. The observed behavior in this research is the capacity of the beam in accepting the load, the deflection that occurs as well as the resulting crack pattern and the type of collapse. The test specimen to be made is a C-shaped profile with a height variation of 1500 mm, 200 mm, and 300 mm, a width of 100 mm, and a thickness of 30 mm. Test object repeats using D8 (Threaded Steel), and wiremesh layer of 3 layers. Mix design based on specific gravity of 1600 kg/m3 with FAS 0,4 and addition of pozolan equal to 10%. Results obtained 200-3L test object increased capacity by 38% compared to 150-3L test object, 300-3L increased by 97% compared to 150-3L. 200-3L test object decreased deflection by 12% compared to 150-3L, 300-3L test object decreased 61% compared to 150-3L. 200-3L test specimen increased 7% ductility compared to 150-3L test object, 300-3L increased by 76% compared to 150-3L. The overall profile failure is a sliding bending failure.

 

Abstrak: Banyak daerah yang infrastruktur transportasinya belum memadai. Perkembangan teknologi saat ini, menuntut adanya konstruksi yang mudah untuk dipindahkan. Untuk mewujudkan hal ini, dibutuhkan suatu teknologi beton yang bisa menyediakan beton ringan dengan kekuatan yang tinggi. Teknologi beton yang ringan juga sangat dibutuhkan, untuk membuat inovasi dalam teknis pekerjaan baru didunia konstruksi. Untuk itu kombinasi wiremesh dan foam concrete bisa menjadi solusi teknologi yang dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan informasi tentang perilaku dari balok profil kanal ferrofoam concrete yang dikonfigurasi I akibat beban lentur. Perilaku yang ditinjau pada penelitian ini berupa kapasitas balok dalam menerima beban, lendutan yang terjadi serta pola retak yang dihasilkan dan jenis keruntuhannya. Benda uji yang akan dibuat adalah profil berbentuk kanal C dengan variasi tinggi masing-masing 1500 mm, 200 mm, dan 300 mm, lebar 100 mm, dan ketebalan 30 mm. Penulangan benda uji menggunakan D8 (Baja Ulir), dan lapisan wiremesh sebanyak 3 lapisan. Mix design berdasarkan berat jenis yaitu 1600 kg/m3 dengan FAS 0,4 dan penambahan pozolan sebesar 10%. Hasil yang didapatkan benda uji 200-3L terjadi peningkatan kapasitas sebesar 38% dibandingkan benda uji 150-3L, 300-3L meningkat sebesar 97% dibanding 150-3L. Benda uji 200-3L terjadi penurunan lendutan sebesar 12% dibandingkan benda uji 150-3L, 300-3L menurun sebesar 61% dibanding 150-3L. Benda uji 200-3L terjadi peningkatan daktilitas sebesar 7% dibandingkan benda uji 150-3L, 300-3L meningkat sebesar 76% dibanding 150-3L. Kegagalan profil yang terjadi secara keseluruhan yaitu kegagalan lentur geser.


Keywords


Ferrofoam Concrete; Kanal C; Konfigurasi I; Model Keruntuhan

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24815/jts.v1i4.10042

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.