ANALISIS RETAK LENTUR PADA BALOK BETON BERTULANG MUTU TINGGI YANG DIPERBAIKI DENGAN INJEKSI EPOXY

Fiany Fajar Puspita, Teuku Budi Aulia, Mochammad Afifuddin

Abstract


Abstract: High Strength Concrete is an alternative construction material for supporting heavy loads. High strength concrete is a brittle material that susceptible to crack. One of the concrete repairing method is epoxy injection. The aim of this study is to determine the flexural behavior of high strength reinforced concrete beams after cracking and repaired with the Epoxy Injection. This study used 4 (four) high strength reinforced concrete beams (BBMT) with (15 ´ 30 ´ 220) cm dimention. One of the beam is for comparison (BBMT Normal) and 3 (three) other beams were tested at the age 7 days (BBMT E-7), 14 days (BBMT E-14) and 28 days (BBMT E-28) after repaired. The beams is designed to have flexural failure by using a compression reinforcement and shear reinforcement of 11.9 mm and 15.8 mm for tensile reinforcement. The water cement ratio for mix design is 0,25 obtained at 28 days is 66,62 MPa. The results shows that all the beams have flexural failure in agreement to the early design. The ultimate load of BBMT Normal is 17,65 ton with deflection equal to 10,36 mm. Based on theoretical calculation the load is 16.04 tons and deflection 14.38 mm. BBMT E-7 after epoxy injection ultimate load is 20,89 tons and deflection is 41.99 mm. BBMT E-14 ultimate load 21,79 tons and deflection equal to 44,27 mm. The ultimate load of BBMT E-28 is 25.52 tons and deflection 13.49 tons. The increase of load are 18.36%, 23.46% and 44.59% when compared with BBMT Normal. Based on the observation on the BBMT after epoxy injection, no cracks evident in most of the injected areas, new cracks appearing around the area of initial crack. It is concluded that epoxy injection is capable to increase the capacity of repaired high strength concrete and th flexural strength of the epoxy repaired concrete beams is increase as the age increased.

 

Abstrak: Beton mutu tinggi merupakan salah satu alternatif material konstruksi untuk pembebanan besar. Beton mutu tinggi memiliki sifat yang kaku sehingga rentan terhadap retak. Salah satu metode perbaikan pada retak beton yaitu injeksi epoxy. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengamati perilaku lentur pada balok beton bertulang mutu tinggi yang diperbaiki dengan injeksi epoxy. Penelitian ini menggunakan 4 (empat) buah benda uji yaitu balok Beton Bertulang Mutu Tinggi (BBMT) dengan ukuran (15 ´ 30 ´ 220) cm. Benda uji pertama sebagai pembanding (BBMT Normal) dan 3 (tiga) benda uji lain diuji sesuai dengan umur perbaikan betonnya yaitu BBMT E-7 (7 hari), BBMT E-14 (14 hari) dan BBMT E-28 (28 hari). Balok didesain mengalami gagal lentur dengan menggunakan tulangan tekan dan tulangan geser berdiameter 11,9 mm ulir serta tulangan tarik 15,8 mm ulir. Kuat tekan beton mutu tinggi yang didapat dari benda uji kontrol kubus sebesar 66,62 MPa dengan FAS 0,25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua benda uji balok mengalami gagal lentur sesuai dengan desain awal. Beban maksimum yang mampu dicapai oleh balok BBMT Normal adalah 17,65 ton dengan lendutan sebesar 10,36 mm. Perhitungan teoritis beban BBMT Normal yaitu 16,04 ton dan lendutan 14,38 mm. BBMT E-7 setelah diinjeksi menghasilkan beban sebesar 20,89 ton dan lendutan 41,99 mm. Pada BBMT E-14 beban yang dicapai 21,79 ton dan lendutan sebesar 44,27 mm. Beban maksimum pada BBMT E-28 yaitu 25,52 ton dan lendutan 13,49 ton. Masing-masing persentase peningkatan beban jika dibandingkan dengan BBMT Normal adalah 18,36%, 23,46% dan 44,59%. Pola retak yang terjadi pada balok BBMT setelah diinjeksi menunjukkan bahwa tidak terjadi retak pada sebagian besar daerah yang diinjeksi, retak baru muncul di sekitar retak awal. Dapat disimpulkan bahwa injeksi epoxy mampu meningkatkan kapasitas beton mutu tinggi dan umur perbaikan beton mempengaruhi nilai beban maksimum yang mampu dicapai oleh beton.


Keywords


balok beton bertulang mutu tinggi; perbaikan dengan injeksi epoxy; perilaku lentur; pola retak.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24815/jts.v1i4.10043

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.