KORELASI Ø DAN C PADA UJI TRIAKSIAL DENGAN INDEKS PLASTISITAS TANAH DESA NEUHEUN ACEH BESAR

Devi Sundary, Marwan Marwan

Abstract


Abstract: This research aims to evaluate effect of soil plasticity index (PI) to shear strength parameters, e.i. the angle of shearing (φ) and cohesion value (c). The soil sample that to be used for the research was taken from Neuheun Village, Mesjid Raya Subdistrict, Aceh Besar District. Based on AASHTO soil classification, the soil sample was Group A-7-6, wereas based on USCS soil classification, the soil was sandy clay of CL symbol. Soil specimen for Undisturbed Sample (UDS) and Disturbed Sample (DS) were 20 samples respectively, each sample was made to be three sub samples. The result of research shows there is a linier correlation of shearing angle to PI, i.e., φ = -1,3783 PI + 34,345; R2 = 0,6939 for Undisturbed Samples (UDS) and φ = -1,7089 PI + 51,963; R2 = 0,7488 for Disturbed Samples (DS). The result of research also shows there is a linier correlation of cohesion value to PI, i.e., c = - 0,0952 PI + 2,5246; R2 = 0,7489 for UDS and c = -0,142 PI + 4,3785; R2 = 0,8741 for DS. It can be conclused that shear strength parameters for all tested samples in this research influenced by soil plasticity index. The higher soil plasticity index resulted the lower Shear Strength Parameters φ and c .
Keywords : shear strength parameters, soil plasticity index, undisturbed and disturbed sample
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan nilai parameter kuat geser, yaitu: sudut geser (φ) dan nilai kohesi (c) dengan indeks plastisitas (Plasticity Index, PI) tanah. Tanah yang digunakan pada penelitian ini berasal dari Desa Neuheun Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Lokasi tersebut merupakan lereng gunung yang rawan terjadinya longsor. Kawasan ini telah digunakan sebagai sarana transportasi untuk menuju quarry yang terletak di ujung kawasan beberapa kompleks perumahan penduduk yang belum diketahui kekuatan daya dukung tanah dasarnya. Menurut klasifikasi AASHTO tanah Desa Neuheun tergolong jenis tanah lempung dengan simbol kelompok A-7-6, sedangkan menurut klasifikasi USCS tanah tersebut termasuk golongan tanah lempung berpasir dan diberi simbol CL. Pengujian kuat geser dilakukan dengan menggunakan alat uji Triaksial. Jumlah benda uji pada masing-masing tanah tidak terganggu (Undisturbed Sample, UDS) dan tanah terganggu (Disturbed Sample, DS) 20 sampel, tiap sampel dibuat menjadi tiga sub sampel. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa hubungan nilai sudut geser dengan PI sampel tanah menunjukkan adanya hubungan linier dengan persamaan φ = -1,3783 PI + 34,345; R2 = 0,6939 untuk tanah UDS dan φ = -1,7089 PI + 51,963; R2 = 0,7488 untuk DS. Hubungan nilai kohesi dengan indeks plastisitas sampel tanah juga menunjukkan hubungan linier dengan persamaan c = -0,0952 PI + 2,5246; R2 = 0,7489 pada sampel tanah tidak terganggu dan c = -0,142 PI + 4,3785; R2 = 0,8741 pada sampel tanah terganggu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa berdasarkan persamaan yang didapat dari hasil hubungan linier, nilai parameter kuat geser pada setiap lokasi pengambilan sampel tanah dipengaruhi oleh nilai indeks plastisitas tanah. Semakin tinggi nilai indeks plastisitas tanah maka nilai parameter kuat geser φ dan c semakin rendah.
Kata kunci : parameter kuat geser, indeks plastisitas, tanah tidak terganggu dan terganggu.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.