ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN ALTERNATIF DI KOTA IDI PROVINSI ACEH

Zubir Zubir, Sofyan M. Saleh, Renni Anggraini

Abstract


Abstract: Various efforts by the government in order to maintain the performance of the road in order to still be able to serve demand of the population that is increasingly larger. The effort could take the form improvement of road network and improvement in traffic management and system transportation and movement. In the regions outside of Java such as on the island of Sumatra, with a relatively low population density, the most common form of the actions carried out is the improvement of existing roads and construction of new road sections. Construction of alternative roads Idi city for the purpose to avoid the problem of congestion around the city idi, road construction has been started since 2010 with a length of 14.13 km, while the length of 13.35 km of existing roads. Construction will be implemented in 2017 to 2020, for 2015 is planned for completion at the stage of land acquisition.The purpose of this study was to evaluate of demand for an alternative way idi city based on the degree of saturation and predictive traffic flow. Calculating the Vehicle Operating Costs (VOC) and travel time savings. The results obtained for the evaluation of demand based on predictions of traffic that the vehicle growth rate reached 10,60 % every year, then the degree of saturation 2015 = 0,35, 2023 = 0,78, thus the alternative road Idi city is needed to be built in order to avoid capacity problems in the coming years on existing roads. Based on the evaluation of the benefits of saving Vehicle Operating Costs (VOC) of Rp 321 /veh/km for passenger cars, buses Rp. 2.017 /veh/km and trucks Rp. 1.925 /veh/km. Saving time value of Rp. 6.040 /veh, for vehicle passenger cars, Rp. 39.643 /veh, for buses, Rp. 4.303 /veh for trucks.

Keywords : Evaluation of demand, degree of saturation, vehicle operating costs

Abstrak: Berbagai usaha dilakukan pemerintah dalam rangka mempertahankan kinerja jalan agar tetap dapat melayani kebutuhan transportasi penduduk yang kian hari kian meningkat. Usaha tersebut bisa berbentuk perbaikan sistem jaringan jalan maupun perbaikan pada manajemen lalu lintas dan sistem perangkutan dan pergerakan. Pada wilayah-wilayah di luar pulau Jawa seperti di pulau Sumatera, dengan kepadatan penduduk yang relatif rendah maka bentuk tindakan yang paling umum dilakukan adalah dengan peningkatan jalan yang ada dan pembangunan ruas-ruas jalan baru. Pembangunan jalan alternatif kota Idi bertujuan untuk menghindari masalah kemacetan di sekitar kota idi, pembangunan jalan tersebut telah dimulai sejak tahun 2010 dengan panjang 14,13 Km, sedangkan panjang ruas jalan existing 13,35 Km.Konstruksi akan dilaksanakan pada tahun 2017 hingga tahun 2020, untuk tahun 2015 direncanakan selesai pada tahap pembebasan lahan.Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi kebutuhan jalan alternatif kota idi berdasarkan derajat kejenuhan, prediksi arus lalu lintas, menghitung Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dan penghematan waktu perjalanan. Hasil penelitian yang diperoleh untuk evaluasi kebutuhan berdasarkan prediksi arus lalu lintas yaitu tingkat pertumbuhan kendaraan mencapai 10,60% per tahun, maka derajat kejenuhan pada tahun 2015 = 0,35, tahun 2023 = 0,78. Berdasarkan manfaat berupa penghematan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) sebesar Rp 321 /kend/km untuk mobil penumpang, bus sebesar Rp. 2.017 /kend/km dan truk sebesar Rp. 1.925 /kend/km. Penghematan nilai waktu Rp.6.040/kend, untuk kendaraan mobil penumpang, Rp. 39.643 /kend, untuk kendaraan bus, Rp. 4.303 /kend untuk kendaraantruk.

Kata kunci : Evaluasi kebutuhan, derajat kejenuhan, biaya operasional kendaraan

Keywords


Evaluation of demand, degree of saturation, vehicle operating costs

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.