ANALISIS KAPASITAS GESER BETON BERTULANG MUTU TINGGI VARIASI ADITIF DAN SUBSTITUSI AGREGAT ( CANGKANG SAWIT )

Sukma Merriza, Teuku Budi Aulia, Muttaqin Hasan

Abstract


Abstract: The high concrete produced by low FAS value requiring large amount of cement,aggregates, and additives (silica fume) and super-plasticizer admixture. Meanwhile, the material availability come from river and natural stonebecome decreasing of the amount. For this reason, it is required to carry out the study about other additive and aggregate substitute to replace it.This study aimed to analyze the shear capacity of high quality reinforced concrete beams using additives and aggregate substitute variations such as palm shell. There are 7 test objects of beams used in this study which size is 15 x 30 x 220 cm for each additive and aggregate substitute variations and there is one normal test object of beam. The test object is designed to get bending shear. The stell quality (fy) used for the main reinforcement is 462,24 MPa and shear reinforcement is 423,46 MPa, tensile reinforcement used is diameter 18,9 mm of screw, stress reinforcement used is diameter 15,8 mm of screw and shear reinforcement is diameter 5,68 mm of  plain. High Quality Concrete Compressive strength (BMT) without additives and aggregates substitutes variations (normal) obtained is 60.652MPa with 0.30 of FAS.The results show that all the beams get bending shear as designed. The shear capacity of normal beam obtained is 2,285. The maximum deflection for additive variation obtained BMT of Palm Shell Additive(CSA) with the deflection percentage to the normal BMT is 146,310% and the maximum load 227,002 kN,. Dactility comparison between BMT of course aggregate of palm shells (CSAK) and normal BMT beam is 115,544%. It can be concluded that additive and aggregate substitute variations can improve deflection and dactility values of high quality concrete. Palm shells has the best value and highly effective to be used.

 

Abstrak: Beton mutu tinggi dibentuk dengan nilai FAS yang rendah, sehingga membutuhkan semen dalam jumlah yang besar, agregat serta penggunaan bahan tambahan / additive (silica fume) dan admixture superplasticizer. Sementara itu ketersediaan material yang berasal dari sungai dan batuan alam semakin berkurang jumlahnya. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang penggunaan bahan tambahan pengganti tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas geser balok beton bertulang mutu tinggi dengan variasi aditif dan substitusi agregat yaitu cangkang sawit. Pada penelitian inidiuji4 buah balok berukuran 15 x 30 x 220 cm untuk masing-masing aditif dan substitusi agregat sebanyak satu benda uji dan satu benda uji balok normal. Benda uji didisain untuk mengalami gagal geser. Mutu baja (fy) yang digunakan untuk tulangan pokok sebesar 462,24 MPa dan tulangan geser sebesar  423,46 MPa, tulangan tarik yang digunakan berdiameter 18,9 mm ulir, tulangan tekan diameter 15,8 mm ulir dan tulangan geser diameter 5,68 mm polos.Kuat tekan Beton Mutu Tinggi (BMT) tanpa variasi aditif dan substitusi agregat (normal) yang didapat sebesar 60,652 MPa dengan FAS 0,30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua balok mengalami gagal geser sesuai yang direncanakan. Kapasitas geser balok normal yang dihasilkan sebesar 2,285. Lendutan maksimum untuk variasi aditif didapat pada BMT cangkang sawit aditif (CSA) dengan persentase besarnya lendutan terhadap BMT normal sebesar 146,310% dengan beban maksimum 227,002 kN,dengan persentase besarnya lendutan 143,511% dengan beban 233,378 KN. Perbandingan daktilitas balok BMT cangkang sawit agregat kasar (CSAK) terhadap balok BMT normal sebesar 115,544%. Dapat disimpulkan variasi aditif dan substitusi agregat dapat meningkatkan nilai lendutan dan daktilitas beton mutu tinggi.  Cangkang sawit memiliki nilai yang terbaik dan sangat efektif untuk digunakan


Keywords


High Quality Reinforced Concrete Beam, Shear Capacity, Additive, Aggregate Substitute, Deflection, Dactility.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.