HUBUNGAN NILAI CALIFORNIA BEARING RATIO DENGAN INDEKS PLASTISITAS TANAH DESA NEUHEUN ACEH BESAR

Marwan Marwan, Devi Sundary

Abstract


Abstract: This research aims to evaluate effect of soil plasticity index (PI) to California Bearing Ratio (CBR) value. The soil sample that to be used for the research was taken from Neuheun Village, Mesjid Raya Subdistrict, Aceh Besar District. Based on AASHTO soil classification, the soil sample was Group A-7-6, wereas based on USCS soil classification, the soil was sandy clay of CL symbol. Soil specimen for Disturbed Sample (DS) and Undisturbed Sample (UDS) were 20 samples respectively, 10 of unsoaked samples and 10 of soaked samples with waiting period of 4 days. The result of research shows there is a linier correlation of CBR to PI, i.e., CBR = - 0,990 PI + 28,79; R2 = 0,868 for unsoaked and DS (Disturbed Sample). For unsoaked and UDS (Undisturbed Sample), the linear correlation results CBR = - 0,464 PI + 10,60; R2 = 0,728. The result of research also shows there is a linier correlation of CBR to PI for soaked and DS (Disturbed Sample). , i.e., CBR = - 0,673 PI + 15,88; R2 = 0,706. For soaked and UDS (Undisturbed Sample), the linear correlation results CBR = - 0,132 PI + 3,625; R2 = 0,887. It can be conclused that CBR value for all tested samples in this research influenced by soil plasticity index. The higher soil plasticity index resulted the lower CBR value.

Keywords : CBR value, soil plasticity index, soaked and disturbed sample

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan nilai CBR (California Bearing Ratio) dengan indeks plastisitas (Plasticity Index, PI) tanah. Tanah yang digunakan pada penelitian ini berasal dari Desa Neuheun Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Lokasi tersebut merupakan lereng gunung yang rawan terjadinya longsor. Kawasan ini telah digunakan sebagai sarana transportasi untuk menuju quarry yang terletak di ujung kawasan beberapa kompleks perumahan penduduk yang belum diketahui kekuatan daya dukung tanah dasarnya. Menurut klasifikasi AASHTO tanah Desa Neuheun tergolong jenis tanah lempung dengan simbol kelompok A-7-6, sedangkan menurut klasifikasi USCS tanah tersebut termasuk golongan tanah lempung berpasir dan diberi simbol CL. Pengujian CBR dilakukan dengan menggunakan alat uji CBR. Jumlah benda uji pada masing-masing tanah terganggu (Disturbed Sample, DS) dan tidak terganggu (Undisturbed Sample, UDS) 20 sampel, 10 sampel untuk benda uji  tidak terendam dan 10 sampel untuk benda uji rendaman dengan masa tunggu 4 hari yang diikuti dengan pengukuran nilai pengembangannya. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa hubungan nilai CBR tidak terendam dengan PI sampel tanah menunjukkan adanya hubungan linier dengan persamaan CBR = - 0,990 PI + 28,79; R2 = 0,868 pada sampel tanah terganggu dan CBR = - 0,464 PI + 10,60; R2 = 0,728 pada sampel tanah tidak terganggu.   Hubungan nilai CBR terendam dengan indeks plastisitas sampel tanah juga menunjukkan hubungan linier dengan persamaan CBR = - 0,673 PI + 15,88; R2 = 0,706 pada sampel tanah terganggu dan CBR = - 0,132 PI + 3,625; R2 = 0,887 pada sampel tanah tidak terganggu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa berdasarkan persamaan yang didapat dari hasil hubungan linier, nilai CBR pada setiap lokasi pengambilan sampel tanah dipengaruhi oleh nilai indeks plastisitas tanah. Semakin tinggi nilai indeks plastisitas tanah maka nilai CBR semakin rendah.

Kata kunci : Nilai California Bearing Ratio, indeks plastisitas, tanah terganggu dan terendam

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.