TINJAUAN ULANG TWO-CELL BOX GIRDER BETON PRATEGANG TERHADAP KAPASITAS DUKUNG BEBAN LALU LINTAS PADA PERENCANAAN PEMBANGUNAN FLY OVER SIMPANG SURABAYA KOTA BANDA ACEH

Munirul Hady, Taufiq Saidi, Muttaqin Hasan

Abstract


Abstract: Location of Simpang Surabaya is located in the city of Banda Aceh. At this intersection occurs meeting some of the main line to the city of Banda Aceh, causing traffic jams. This is the underlying construction of fly over Simpang Surabaya in 2016 using the two-cell cross-sectional as upper structure. The purpose of this study was to review the two-cell box girder in terms of safety (deflection and moment), and economically (volume superstructure box girder) by using the planning data flyover Simpang Surabaya. Fly over modeled as three-span continuous beam structure with a span configuration (45 + 50 + 45) m. Imposition of the box girder based on SNI 1725:2016. Planning fly over is based RSNI T-04-2005 and Manual 021 / BM / 2011. Increased traffic loads by increasing the burden Strip "D" uniformly distributed along the flyover to the structure of the flyover was destroyed with the help of software SAP2000. Results of this study was two-cell cross-section is very efficient in terms of deflection and bending moment capacity. At the maximum deflection serviceability load combinations that occurred on the two-cell amounted to 0.0091 meters. From the moment-curvature relationship chart obtained information that the two-cell cross-section has a capacity of 126,953.71 kN.m cracking moment, the yield moment capacity of 164,061.23 kN.m and ultimate moment capacity of 211,679.11 kN.m. Two-cell structure has a weight of 38849.73 kN. Two- cell box girder reaching powers cracking moment when the additional traffic load of 204 kN / m, reaching powers yield moment when the additional traffic load of 323 kN / m and reaching powers ultimate moment when the additional traffic 511 kN / m.

Keywords : Review, Fly over Simpang Surabaya, two-cell box girder, the traffic load.

Abstrak: Letak Simpang Surabaya sangat strategis di Kota Banda Aceh. Pada simpang ini terjadi pertemuan beberapa jalur utama menuju Kota Banda Aceh sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas. Hal tersebut yang mendasari pembangunan fly over Simpang Surabaya pada tahun 2016 ini dengan menggunakan  penampang two-cell sebagai struktur bangunan atasnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau ulang two-cell dari segi keamanan (lendutan dan momen), serta segi ekonomis (volume struktur bangunan atas box girder) dengan menggunakan data perencanaan fly over Simpang Surabaya. Fly over dimodelkan sebagai struktur balok menerus tiga bentang dengan konfigurasi bentang (45 + 50 + 45) m. Pembebanan pada box girder didasarkan pada SNI 1725: 2016. Perencanaan fly over ini berdasarkan RSNI T-04-2005 dan Manual 021/BM/2011. Peningkatan beban lalu lintas berupa peningkatan beban Lajur “D” yang terdistribusi merata disepanjang  fly over hingga struktur fly over itu hancur dengan bantuan software SAP2000. Hasil penelitian ini adalah penampang two-cell sangat efisien ditinjau dari segi lendutan dan kapasitas momen lentur. Pada kombinasi beban layan maksimum lendutan yang terjadi pada two-cell sebesar 0,0091 meter. Dari grafik hubungan momen-kelengkungan diperoleh informasi bahwa penampang two-cell memiliki kapasitas momen retak sebesar 126953,71 kN.m, kapasitas momen leleh sebesar 164061,23 kN.m, dan kapasitas momen ultimit sebesar 211679,11 kN.m. Penampang two-cell memiliki berat struktur sebesar 38849,73 kN. Penampang two- cell box girder mencapai kekuatan momen retak pada saat penambahan beban lalu lintas sebesar 204 kN/m, mencapai kekuatan momen leleh pada saat penambahan beban lalu lintas sebesar 323 kN/m dan mencapai kekuatan momen ultimit pada saat penambahan beban lalu lintas sebesar 511 kN/m.

Kata kunci : Tinjauan ulang, Fly over simpang Surabaya, two-cell box girder, beban lalu lintas.

Keywords


Tinjauan ulang, Fly over simpang Surabaya, two-cell box girder, beban lalu lintas.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.