INFRASTRUKTUR PRIORITAS PADA ZONA PARIWISATA DI KOTA SABANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE LOCATION QUOTIENT (LQ) DAN ANALytic NETWORK PROcESs (ANP)

Herry Akbar, Mochammad Afifuddin, Hafnidar Abd Rani

Abstract


Abstract: Geographical position which is at the equator, make Indonesia as a tropical country. Topography of the islands are diverse, consisting of lakes, mountains and one that has the longest coastline. This led Indonesia has a variety of beautiful attractions and the main attraction of tourists. Pulau Weh (or We) is a small volcanic island located in the western island of Sumatra. Infrastructure is a basic instruments to support the tourism aspect, where buildings and service institutions that existence is essential for the proper management in order to meet the needs of the economy and society. By using the method of decision-making that is, Location Quotient (LQ) in order to determine the potential tourist area, and then specify the infrastructure priorities that support the area with Analytic Network Process (ANP). From the results, Teupin Layeu and Gapang and Rubiah Island has the highest priority to the development of infrastructure inn / accommodation. Then followed with parking in Teupin Layeu infrastructure and access road to Km0. The results of this study have been partially recommended and in the realization phase, such as access roads to Km0 park in Km0 and also a parking space in Teupin Layeu

Keywords : Infrastructure, Tourism, Priority, Sabang, Weh, AHP, LQ

Abstrak: Posisi geografisnya yang berada pada garis khatulistiwa, menjadikan Indonesia sebagai negara tropis. Topografi pulau-pulau yang beragam, terdiri dari danau, pegunungan dan salah satu yang memiliki garis pantai terpanjang. Ini menyebabkan Indonesia memiliki berbagai objek wisata yang indah dan menjadi daya tarik dari wisatawan mancanegara. Pulau Weh (atau We) adalah pulau vulkanik kecil yang terletak di barat Pulau Sumatra. Infrastruktur merupakan suatu perangkat dasar guna mendukung aspek pariwisata tersebut, dimana bangunan dan institusi pelayanan yang keberadaannya sangat penting untuk pengelolaan yang tepat guna memenuhi kebutuhan ekonomi dan masyarakat. Dengan menggunakan metode pengambilan keputusan yaitu, Location Quotient (LQ) guna menentukan daerah wisata yang berpotensi, dan kemudian di tentukan prioritas infrastruktur yang mendukung daerah tersebut dengan metode Analytic Network Process (ANP). Dari hasil penelitian didapatkan Teupin Layeu dan Gapang serta Pulau Rubiah memiliki prioritas tertinggi untuk dikembangkannya infrastruktur penginapan/akomodasi. Kemudian disusul dengan infrastruktur parkir di Teupin Layeu dan akses jalan menuju km 0. Hasil penelitian ini sebagian telah direkomendasikan dan di dalam tahap realisasi, seperti akses jalan ke km 0, tempat parkir di km 0 dan juga tempat parkir di Teupin Layeu.

Kata kunci : Infrastruktur, Pariwisata, Prioritas, Sabang, Weh, ANP, LQ

Keywords


Infrastruktur, Pariwisata, Prioritas, Sabang, Weh, ANP, LQ

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.