MODEL PEMILIHAN MODA ANTARA BUS RAPID TRANSIT (BRT) DENGAN KENDARAAN PRIBADI PADA KORIDOR BANDARA SIM – PELABUHAN ULEE LHEUE

Ina Marlia, Renni Anggraini, Irin Caisarina

Abstract


Abstract: Sultan Iskandar Muda (SIM) - Ulee Lheue Corridor is the corridor serving the public transportation  mode connecting between SIM International Airport and Ulee Lheue Port. This corridor passes the center of the town (Central Business District). Currently, many populations in Banda Aceh use private vehicles and  public transportations for mobility. This study aims to find out the modal choice between Bus Rapid Transit (BRT) and  private vehicle in SIM – Ulee Lheue Corridor and to estimate the potency of BRT demand in SIM – Ulee Lheue Corridor. The data is collected by sampling technique using questionnaire distributed  to the passengers in SIM Airport and Ulee Lheue Port and also to the community living in the corridor track. The formulation of the traveller behavior in selection the mode arranged with Stated Preference Technique using questionnaire analyzed using multiple linear regressions to get utility equation and then substituted into logic binomial function. From multiple linear regression results, it is obtained utility equations with the variables; travelling cost (X1), travelling time (X2), walking time (X3), and headway (X4) significantly affecting the modal choice of the respondents. By using average values in the existing condition of each variable of X1, X2, X3, X4, it is obtained  that the probability of BRT modal choice in SIM – Ulee Lheue Corridor is 57.1%. To improve the possibility of BRT modal choice to 80%, it can shorten the headway become 30 minutes.

 

Abstrak: Koridor Sultan Iskandar Muda (SIM)-Ulee Lheue merupakan koridor yang melayani moda transportasi umum yang menghubungkan bandara Internasional SIM dan pelabuhan Ulee Lheue. Koridor ini melewati pusat kota (Central Bussines Distric). Pada saat ini, masyarakat di Kota Banda Aceh menggunakan kendaraan pribadi dan angkutan umum untuk kegiatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pemilihan moda antara Bus Rapid Transit (BRT) dan Kendaraan Pribadi pada Koridor SIM-Ulee Lheue, dan memperkirakan potensi permintaan BRT pada Koridor SIM-Ulee Lheue. Data dikumpulkan dengan teknik sampling menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada penumpang di Bandara SIM dan Pelabuhan Ulee Lheue dan juga kepada masyarakat yang tinggal di lintasan Koridor tersebut. Perumusan perilaku pelaku perjalanan dalam memilih moda disusun dengan teknik Stated Preference dalam bentuk kuesioner yang dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda untuk mendapatkan persamaan utilitas yang kemudian disubstitusi ke dalam fungsi binomial logit. Dari hasil analisis regresi linier berganda maka diperoleh persamaan utilitas dengan variabel-variabel: biaya perjalanan (X1), waktu perjalanan (X2),  waktu berjalan kaki (X3), dan headway (X4) yang secara signifikan mempengaruhi dalam pemilihan moda responden. Dengan menggunakan nilai rata-rata pada kondisi eksisting dari masing-masing variabel X1, X2, X3, X4 maka nilai probabilitas pemilihan moda BRT pada koridor SIM-Ulee Lheue sebesar 57,1%. Untuk Meningkatkan kemungkinan pemilihan moda BRT hingga 80%, bisa dilakukan dengan mempersingkat headway menjadi 30 menit.


Keywords


Pemilihan Moda, Bus Rapid Transit (BRT), SIM, Ulee Lheue, Stated Preference, utilitas, binomial logit

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.