STUDI PENGEMBANGAN JARINGAN JALAN PENDUKUNG RENCANA INDUK PELABUHAN (RIP) DI PROVINSI ACEH

Mukhlis Ramli, Sofyan M. Saleh, Renni Anggraini

Abstract


Abstract : Provincial roads as a primary collector roads, where the existence of ports can not be separated from the transportation system, especially the road network that provides accessibility in support of Aceh's port master plan (RIP), so it is necessary to determine the development priority alternative selection between the handling of the existing provincial road network (alternative 1) and Development of road network (alternative 2) in support of RIP Aceh. The priority of road handling is done by assessing each selection criterion. This assessment is done by the respondents who are competent in the field of road and decision makers in the determination of road handling The analysis results show that the criteria used are criteria that have a value of more than Cut Off limit of 2.786 and calculation of weight and consistency test using Multi Criteria Analysis (MCA) method with Analisys Hierarchical Process (AHP) approach obtained the criteria of effectiveness in supporting the development of the region Regional development (44.9%), the criteria of Equitable accessibility and connectivity (23,6), Integration of road network system hierarchy criteria (17.3%), and the criteria of integration between transportation modes (multi-modal aspect) (14.2%). The analysis result were the value of alternative 1 that  is handling the existing provincial road network (Do Nothing) is 50.937 and the alternative 2  that is new road construction and road status upgrade (Do Something) is 58.602. Therefore alternative 2 (Do Something) is a priority alternative for supporting Aceh Port Master Plan (PMP).

Abstrak: Ruas jalan Provinsi merupakan jalan Kolektor Primer, dimana keberadaan pelabuhan tidak dapat dipisahkan dari sistem transportasi khususnya jaringan jalan yang memberikan aksesibilitas dalam mendukung rencana induk pelabuhan (RIP) Aceh, sehingga perlu menetapkan pemilihan alternatif prioritas pengembangan antara  penanganan jaringan jalan provinsi eksisting (alternatif 1) dan pengembangan jaringan jalan (alternatif 2) dalam mendukung RIP Aceh. Pemilihan prioritas penanganan jalan dilakukan dengan menilai setiap kriteria pemilihan. Penilaian ini dilakukan oleh responden yang berkompeten dibidang jalan dan pejabat pengambil keputusan dalam penentuan penanganan jalan Hasil analisis menunjukan bahwa kriteria yang digunakan adalah kriteria yang mempunyai nilai lebih dari batas Cut Off sebesar 2,786 dan perhitungan bobot serta uji konsistensi dengan menggunakan metode Analisis Multi Kriteria (AMK) dengan pendekatan Analisys Hierarchical Process (AHP) diperoleh kriteria Efektifitas  dalam mendukung  pengembangan wilayah (regional  development) (44,9%), kriteria Pemerataan aksesibilitas dan konektivitas antar daerah (accessibility /connectivity) (23,6), kriteria Keterpaduan hirarki sistem jaringan jalan (hierarchical integration) dengan (17,3%), dan kriteria Keterpaduan antar moda transportasi (multi-modal aspect) (14,2%). Dari hasil analisis diperoleh nilai alternatif 1 yaitu penanganan jaringan jalan eksisting provinsi (Do Nothing) sebesar 50,937 dan nilai alternatif 2 (dua)  yaitu pembangunan jalan baru dan peningkatan status jalan (Do Something) sebesar 58,602. Sehingga alternatif 2 (Do Something) merupakan alternatif yang diprioritaskan dalam mendukung Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Aceh.


Keywords


Prioritas Pengembangan, Analisis Multi Kriteria (AMK)

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.