PENGARUH TARIKAN PERGERAKAN KENDARAAN PADA KOMPLEK PERTOKOAN TERHADAP LALU LINTAS

Teuku Fadrial Mahfud, Renni Anggraini, Muhammad Isya

Abstract


Abstract: Banda Aceh is one of the cities with level of traffic jams interference relatively high. This is caused Banda Aceh as the province capital that is growing onto one of the major cities in Indonesia. Pante Pirak Suparmarket Area and Simpang Lima Shopping Centre are located in the centre of Banda Aceh has a fairly high-intensity activities. Refer to the these conditions then it should be Banda Aceh Goverment required traffic impact analysis (Andalalin) for each Shopping Centre constructions development, or the large scale activities center which a large contribution to increasing road capacity load Roads were reviewed in this thesis is Jalan Pante Pirak and Jalan T. Hamzah Bendahara. Traffic volume survey conducted two days, on work days (Monday) and off-days (Sunday) from 07.00 – 22.00 WIB. Based on research that has been done, the results of vehicles speed average that passing through this road is 36.5 Km/h, the degree of saturation (DS) not exceed 0.75, so it is not traffic jams yet. Andalalin conducted based on the impact caused by Pante Pirak Suparmarket and Simpang Lima Shopping Centre is at the time of vehicles coming in or out from this shopping centre area. That caused slowness vehicles speed that passing through the roads Pante Pirak and T. Hamzah Bendahara. Based on impositions analysis between the traffic volume that passing through Pante Pirak Supermarket and Simpang Lima Shopping Centre with the visitors number of Pante Pirak Supermarket costumers and Simpang Lima Shopping Centre are obtained assignment of 10.52% result of the Andalalin that has been done.

 

Abstrak: Banda Aceh merupakan salah satu kota dengan tingkat gangguan lalu lintas yang relatif tinggi. Hal ini disebabkan karena Banda Aceh merupakan ibukota provinsi yang sedang berkembang menjadi salah satu kota besar di Indonesia. Kawasan Pante Pirak Swalayan dan Komplek Pertokoan Simpang Lima yang terletak di Pusat Kota Banda Aceh memiliki intensitas kegiatan yang cukup tinggi. Dari kondisi tersebut, maka sudah seharusnya Pemerintah Kota Banda Aceh mewajibkan membuat analisis dampak lalu lintas (Andalalin) untuk setiap pembangunan pusat perbelanjaan ataupun pusat kegiatan berskala besar yang mempunyai andil besar dalam penambahan pembebanan kapasitas jalan. Jalan yang ditinjau pada penelitian tesis ini adalah Jalan Pante Pirak dan Jalan T. Hamzah Bendahara. Survei volume dilakukan 2 hari, yaitu pada hari kerja (Senin) dan hari libur (Minggu) dari pukul 07.00 – 22.00 WIB. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil kecepatan rata-rata kendaraan yang melewati ruas jalan ini adalah 36,5 km/jam, derajat kejenuhan tidak melebihi 0,75 sehingga belum dikatakan macet. Andalalin yang dilakukan berdasarkan pengaruh yang ditimbulkan dengan adanya Pante Pirak Swalayan dan Pertokoan Simpang Lima ini adalah pada saat kendaraan yang masuk atau keluar dari Pusat Perbelanjaan ini, yang menyebabkan lambatnya laju kendaraan yang melewati ruas Jalan Pante Pirak dan Jalan T. Hamzah Bendahara. Berdasarkan analisa pembebanan antara volume lalu lintas yang melewati Pante Pirak dan Komplek Pertokoan Simpang Lima dan jumlah pengunjung Pante Pirak Swalayan dan Komplek Pertokoan Simpang Lima diperoleh pembebanannya sebesar 10,52% yang sudah dilakukan Andalalin.

 


Keywords


Andalalin; Volume; kendaraan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.