ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PEMBENGKAKAN BIAYA (COST OVERRUN) YANG BERPENGARUH TERHADAP KETIDAKPASTIAN BIAYA (CONTINGENCY COST) PADA PROYEK IRIGASI DI KABUPATEN ACEH BESAR

Bima Risandi, Masimin Masimin, Anita Rauzana

Abstract


Abstract: The success of carrying out construction projects on time with an appropriate budget plan goals and expectations are project owners and contractors. But in fact frequently encountered problems emergence of cost overrun in construction projects during the implementation phase of the work, which is caused by several factors. To minimize the occurrence of the value of cost overrun on the next project, then each factor should be considered properly or always considered ditahap initial estimate, so it can be prevented or avoided. The purpose of this study was to analyze the dominant factor causes of cost overrun on irrigation projects, as well as to analyze the relationship and influence between the factors of cost overrun on contingency cost on irrigation projects in the district of Aceh Besar. Irrigation projects is observed which has been completed from 2010-2015. This study used interviews and questionnaires aimed to contractors in irrigation, ranging from qualifying K3, M1, M2 and B1. Total population gained as much as 46 contractors, through the equation Slovin the study sample was obtained as many as 32 contractors. The results showed that the dominant factor in the cause of the irrigation project cost overrun due to factors estimate, with a mean value of 4.397. Relationship factors toward contingency cost overrun on the cost of irrigation projects that have a relationship quite a factor of project documents with Pearson correlation coefficient between 0.400-0.700. Factors influence the cost overrun contingency cost on irrigation projects, the most influential factor is the project document, with a regression coefficient of 0.059.

Abstrak: Keberhasilan melaksanakan proyek konstruksi tepat waktu dengan anggaran yang sesuai rencana adalah sasaran dan harapan pemilik proyek maupun kontraktor. Namun pada kenyataannya sering dijumpai permasalahan munculnya cost overrun pada proyek konstruksi selama tahap pelaksanaan pekerjaan, yang disebabkan oleh beberapa faktor. Untuk meminimumkan terjadinya nilai cost overrun pada proyek berikutnya, maka hendaknya setiap faktor diperhatikan dengan baik atau selalu dipertimbangkan ditahap estimasi awal, sehingga dapat dicegah atau dihindari. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor dominan penyebab terjadinya cost overrun pada proyek irigasi, serta untuk menganalisis hubungan dan pengaruh antara faktor-faktor cost overrun terhadap contingency cost pada proyek irigasi di Kabupaten Aceh Besar. Proyek irigasi yang diamati adalah yang telah selesai dilaksanakan mulai dari tahun 2010-2015. Penelitian ini menggunakan wawancara dan kuesioner yang ditujukan kepada kontraktor bidang irigasi, mulai dari kualifikasi K3, M1, M2 dan B1. Jumlah populasi diperoleh sebanyak 46 perusahaan kontraktor, melalui persamaan Slovin maka sampel penelitian diperoleh sebanyak 32 kontraktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dominan penyebab terjadinya cost overrun proyek irigasi disebabkan faktor estimasi, dengan nilai mean sebesar 4,397. Hubungan faktor-faktor cost overrun terhadap contingency cost pada proyek irigasi yang mempunyai hubungan cukup adalah faktor dokumen proyek dengan nilai koefisien korelasi Pearson antara 0,400-0,700.  Pengaruh faktor-faktor cost overrun terhadap contingency cost pada proyek irigasi, yang paling berpengaruh adalah faktor dokumen proyek, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,059.


Keywords


Pembengkakan biaya; ketidakpastian biaya; proyek irigasi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.