KAJIAN AKSESIBILITAS KAUM DIFABEL PADA GEDUNG PASAR ACEH BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT, LANSIA DAN PENYANDANG CACAT

Irfan Irfan, Izziah Izziah, Renni Anggraini

Abstract


Abstract: Accessibility is a convenience provided to disabled people in order to actualize equal opportunity in all aspects of life as a means of facilities to move around the buildings and environments with paying attention condition and feasibility related to circulation, visual and other components. Accessibility thus becomes the need and basic development of an accessible building. This research was conducted at one of the public facilities in Banda Aceh, which is the Pasar Aceh building, located in the city center, Jalan Diponegoro, Banda Aceh. The problem is the design of Pasar Aceh towards the standard of building construction that can accommodate the needs of the disabled, whether there are facilities and infrastructure that prevent the disabled in accessing  Pasar Aceh building as a public building in banda aceh. This study aims to know the perception of elderly person and people with dissabilities in the Pasar Aceh building. The research method used was descriptive qualitative. The data was collected by observation and in-depth interview. The obtained data was analyzed by using quantitative and qualitative methods processed using the Likert Scale to generate the strategic steps in a planning with accessibility considerations at Pasar Aceh building in Banda Aceh. The results showed that the facilities in Pasar Aceh Building was not accessib. According to the expert, there was still need improvement related to facilities at Pasar Aceh building.

Abstrak: Aksesibilitas adalah kemudahan yang disediakan bagi kaum difabel guna mewujudkan kesamaan kesempatan dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan sebagai suatu kemudahan bergerak melalui dan menggunakan bangunan gedung dan lingkungan dengan memperhatikan kelancaran dan kelayakan, yang berkaitan dengan masalah sirkulasi, visual dan komponen lainnya. Sehingga aksesibilitas menjadi kebutuhan dan dasar perkembangan dari suatu bangunan yang aksesibel. Penelitian ini dilakukan pada salah satu fasilitas publik yang ada di Kota Banda Aceh, yaitu gedung Pasar Aceh yang terletak di pusat kota, yakni pada Jalan Diponegoro, Kota Banda Aceh. Yang menjadi permasalahan adalah design Pasar Aceh terhadap kesesuaiannya dengan standar pembangunan gedung yang dapat mewadahi kebutuhan para difabel, apakah terdapat sarana dan prasarana yang menghalangi kaum difabel dalam mengakses ke gedung Pasar Aceh sebagai bangunan publik yang ada di Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain Pasar Aceh sebagai bangunan publik yang dapat mewadahi kebutuhan para difabel dan mengetahui sarana dan prasarana yang menghalangi kaum difabel dalam mengakses gedung Pasar Aceh, serta Mengetahui persepsi masyarakat dan kaum difabel mengenai fasilitas di Gedung Pasar Aceh.. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam. Data yang nantinya diperoleh kemudian dianalisa dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif yang diolah dengan menggunakan Skala Likert untuk menghasilkan langkah strategis dalam sebuah perencanaan dengan pertimbangan aksesibilitas pada gedung Pasar Aceh di Kota Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas pada Gedung Pasar Aceh belum aksesibel, ini terlihat dari jawaban responden (penyandang cacat) sebanyak 100%. Menurut ahli masih perlu pembenahan terkait fasilitas pada Gedung Pasar Aceh.


Keywords


Gedung Pasar Aceh; Aksesibilitas; Kaum Difabel

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.