Karakteristik Puisi Penyair Aceh dalam Antologi Puisi Lagu Kelu

Afrileni Afrileni

Abstract


Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik puisi penyair Aceh dalam antologi puisi Lagu Kelu. Aspek yang dikaji meliputi 1) aspek diksi, 2) aspek gaya bahasa, dan 3) aspek tema. Sumber data dalam penelitian ini adalah puisi penyair Aceh yang terdapat dalam antologi puisi Lagu Kelu, dengan memilih empat penyair laki-laki dan empat penyair perempuan, yaitu (1) Ridwan Amran, (2) Maskirbi, (3) Doel CP Allisah, (4) Fikar W. Eda, (5) D. Kemalawati, (6) Wina SW1, (7) Siti Aisyah, dan (8) Ernita Kahar. Kajian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam kajian ini sebagai berikut. Pertama, karakteristik dalam penggunaan diksi (pilihan kata) sangat cermat. Diksi yang digunakan mempertimbangkan makna, yaitu dengan menggunakan: 1) perbendaharaan kata, yaitu (1) kosakata yang berhubungan dengan warna, (2) kosakata yang berhubungan dengan benda dan realitas alam, dan (3) kosakata bahasa daerah. Sementara itu, 2) urutan kata-kata yang digunakan menghasilkan kepaduan komposisi bunyi dan 3) daya sugesti kata-kata yang digunakan menghasilkan daya magis dari kata-kata tersebut. Kedua, karakteristik penggunaan gaya bahasa sangat kompleks sehingga menjadikan puisi penyair Aceh lebih puitis dan prismatis. Beberapa gaya bahasa yang dominan dalam puisi penyair Aceh, yaitu (1) personifikasi, (2) metafora, (3) hiperbola, (4) paralelisme, dan (5) simile. Ketiga, karakteristik pemilihan tema mengacu pada hal-hal yang dialami, dirasakan, dan yang terjadi di sekitar penyair. Secara umum, tema-tema yang digunakan adalah (1) tema religi, (2) tema kemanusiaan, (3) tema sejarah, dan (4) tema kehidupan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.