Analisis Presuposisi dalam Tuturan Pemeran Film Komedi Eumpang Breuh “Dum Hoe Can”

Nina Eka Putri

Abstract


Penelitian ini berjudul Analisis Presuposisi dalam Tuturan Pemeran Film Komedi Eumpang BreuhDum Hoe Can”. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) apa sajakah  jenis  presuposisi dalam tuturan pemeran film komedi Eumpang BreuhDum Hoe Can, (2) apa sajakah pemicu presuposisi dalam tuturan pemeran film komedi Eumpang BreuhDum Hoe Can”, dan (3) apa sajakah sifat presuposisi dalam tuturan pemeran film komedi Eumpang BreuhDum Hoe Can”. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deksriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian ini adalah data verbal yang meliputi tuturan pemeran Film Eumpang BreuhDum Hoe Can dengan sumber datanya berupa Film Eumpang BreuhDum Hoe Can. Jumlah data yang diteliti dalam film ini adalah 300 tuturan yang terdiri atas 14 percakapan. Penelitian ini menggunakan teknik simak yang diikuti oleh teknik catat. Langkah-langkah analisis data penelitian ini meliputi: analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 jenis presuposisi, 13 pemicu presuposisi, dan 6 sifat presuposisi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa (1) jenis presuposisi faktif ditandai oleh adanya pemicu kata kerja faktif, (2) presuposisi nonfaktif ditandai oleh adanya pemicu berupa klausa perbandingan, (3) presuposisi konterfaktual ditandai oleh adanya pemicu berupa kondisioner kontrafaktual, (4) presuposisi eksistensial ditandai oleh adanya pemicu berupa simpler, (5) presuposisi leksikal ditandai oleh adanya pemicu berupa perubahan kata kerja, kalimat sumbing, klausa temporal, pernyataan tersirat dengan konstituen penegas, klausa relatif nonrestriktif, kuantifier, manner adverbial, dan aspek masih, (6) presuposisi struktural ditandai oleh adanya pemicu interogatif, dan (7) presuposisi kategoris tidak memiliki jenis pemicu pasti yang termasuk dalam presuposisi kategoris. Hal ini disebabkan tuturan yang mengandung  makna presuposisi kategoris diamati dari predikat yang terdapat dalam tuturan itu sendiri. Terakhir, ketujuh jenis tersebut memiliki keenam sifat presuposisi.


Full Text:

PDF

References


Abbott, Barbara. 1999. Presuppositions as Nonassertions. Journal Pragmatics 32 (2000): 1419-1437.

Balai Penelitian Bahasa. 2001. Widyaparwa, Masalah 7. Jakarta: Direktorat Bahasa & Kesusastraan.

Bott, Emmanuel Chemla dan Lewis A. 2011. Processing Presuppositions: Dynamic Semantics vs Pragmatic Enrichment. Diterbitkan dalam Languange and Cognitive Processes.

Chaer, Abdul dan Leonie Agustina. 2004. Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Djajadiningrat, Hoesein. 1934. Atjehsch-Nederlandsch Woordenboek. Batavia: Landsdrukkerij.

Darmadi, Hamid. 2013. Dimensi-dimensi Metode Penelitian Pendidikan dan Sosial. Bandung: Alfabeta

Dewi, Ienneke Indra. Tanpa Tahun. Presupposition and Implicatures in Comic Strips. Disertasi. Jakarta: Atmajaya University.

Dia, Eva Eri. 2012. Analisis Presuposisi Konsep Tindak Tutur (Presupposition) dalam Program Talkshow. Jakarta: Madani.

Fachruddin, Andi. 2015. Cara Kreatif Memproduksi Program Televisi. Yorgyakarta: Penertbit Andi.

Gajewski, Jon Robert. 2005. Neg-Raizing: Polarity and Presupposition. Disertasi. Michigan: Massachusetts Institute of Technology.

Karttunen, Lauri. 1973.Presupposition and Linngguistic Context. Makalah disajikan dalam Formal Pragmatics of Natural Language, The Linguistic Society of America, San Diego, 1973.

Kountur, R. 2005. Metode Penelitian Untuk Penulisan Skripsi dan Tesis. Jakarta: PPM Jakarta Press.

Lafi, Ali Wannas. 2008. Enta’èeleumèents, Presuppositions as Implicatures: A Semantico-Pragmatic Stud. The College of Arts (47): 11-26.

Lian, Ruiqing dan Yabin Liu. 2016. ,An Analysis of Presupposition Trigers in Hilary Cllinton’s First Campaign Speech. International Journal of English Linguistics, Vol. 6, (5): 68-73.

Mabruri KN, Anton. 2013. Manajemen Produksi Program Acara TV. Jakarta: Gramedia Widiaarana.

Mahsun. 2011. Metode Penelitian Bahasa. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Mane, Samadhan Subhash. 2012. Presupposition and Conversational Implicature in Harold Pinter’s Selected Plays. Disertasi. Kolhapur: Shivaji University.

Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nadar, F.X. 2009. Pragmatik dan Penelitian Pragmatik. Yogjakarta: Graha Ilmu.

Pandiangan, Sumiati Agustina. 2012. Presuposisi dalam Kartun Sukribo pada Surat Kabar harian Kompas. Medan: FBS Unimed.

Panca, Javandalasta. 2011. 5 Hari Mahir Bikin Film: Jangan Cuma Nonton, Ayo Bikin Film. Jakata: Java Pustaka Grup.

Rooji, Robert Van. 2005. A Modal Analysis of Presupposition and Modal Subordination. Semantics (22): 281-305.

Simons, Mandy. 2007. Presupposition and Cooperation. Carnegie Mellōn University

Siahaan, Lusmiati.2015. Pemakaian Praanggapan pada Tuturan Wisatawan Asing dalam Berinteraksi dengan Penduduk Setempat di Ubud Bali. Tesis. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Spenader, Jennifer. 2002. Presupposition in Spoken Discours. Disertasi. Stockholm: Stockholm University.

Sudaryat, Yayat. 2008. Makna dalam Wacana. Bandung: Yrama Widya.

Sugiyono. 2005. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabet.

Sumarsono. 2004. Buku Ajar Filsafat Bahasa. Jakarta: Gramedia Widiasarna Indonesia.

Sundayana, Wachyu dan E. Aminudin Azis. 2003. Semantics. Jakarta: Universitas Terbuka.

Undang-Undang Republik Indonesia. Nomor 8 tahun 1992.

Wildan. 2010. Kaidah Bahasa Aceh. Banda Aceh: Geuceu.

Yule, George. 2006. Pragmatik. Terjemahan oleh Indah Fajar Wahyuni dari Pragmatis (1996). Yogjakarta: Pustaka Pelajar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.