Pengaruh Jumlah Mata Tunas dan Mulsa Organik Terhadap Pertumbuhan, Produksi dan Efisiensi Pengendalian Gulma Pada Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.)

Dewi Purbayani, Muyassir Muyassir, Husni Purbayani

Abstract


Abstract : In the effort to improve cultivation technique and weed control of potato crops, the research had been conducted with the aim to study the effect of tuber node number and organic mulch on growth, production and weed control efficiency in potato crops (Solanum tuberosum, L.).  The research used the factorial randomized block design with two factors. The first factor was tuber node number consisted of 2, 4, and 6 nodes and the second factor was organic mulch consisted of without mulch, cogon grass mulch, coffee husk mulch and Tithonia mulch dosage 7 ton ha-1. The research conducted in MerahMunyang Village, AtuLintang District, Aceh Tengah Region.The result indicated that the treatment the two nodes tuber combined with organic mulch of cogon grass dosage 7 ton ha-1 could increase the yield of potato compared to without mulch, coffee husk mulch and Tithonia mulch by 1,16% ; 1,15 %;  and 1,05 % respectively and also could improve the efficiency of weed control at potato crops.

 

Abstrak : Dalam upaya memperbaiki teknik budidaya dan pengendalian gulma  pada tanaman kentang telah dilaksanakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah mata tunas dan mulsa organik terhadap pertumbuhan, produksi dan efisiensi pengendalian gulma pada tanaman kentang (Solanum tuberosum. L.).  Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor.  Faktor pertama  terdiri dari   2, 4 dan  6 mata tunas per umbi dan faktor kedua terdiri  dari tanpa mulsa , mulsa alang-alang, mulsa kulit kopi dan mulsa Tithonia  takaran 7 ton ha‾¹. Penelitian  dilaksanakan di Kampung Merah Munyang  Kecamatan Atu Lintang Kabupaten Aceh Tengah.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa  perlakuan 2 mata tunas  disertai dengan penggunaan mulsa  alang-alang 7 ton ha‾¹ mampu meningkatkan   produksi  kentang dibandingkan dengan kontrol, mulsa tithonia dan  mulsa kulit kopi masing-masing 1,16%; 1,15 %;  dan 1,05 %, serta dapat mengurangi laju pertumbuhan gulma.

Keywords


kentang; mulsa organik; efisiensi pengendalian gulma

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Index by:

ISSN
: 2301-6981
Copyright © 2015 Jurnal Manajemen Sumberdaya Lahan
Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan (KSDL)
Pasca Sarjana Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala
dan Himpunan llmu Tanah Indonesia (HITI) Komda Aceh
 
Visitors:


Flag Counter