Aplikasi Biochar Dan Kompos Kulit Kopi Untuk Meningkatkan Hasil Kentang Pada Andisol Atu Lintang Kabupaten Aceh Tengah

Darwin Effendi, Sufardi Sufardi, Muyassir Muyassir

Abstract


Abstract: The use of organic ameliorant like appropriate biochar and compost can improve the soil quality and plant yield. This research aims to know the using dose of appropriate biochar and compost in improving potatoes of Granola variety at  Andisol. The experiment was arranged according to a group randomized design in a 3 x 4 factorial pattern with three replications. The Factors of biochar dose consisted of three levels, namely: 0, 10, and 15 t ha-1, whereas the compost dose factor was consisted of four levels, namely: 0, 10, 15, and 20 t ha-1. The using compost was made from the red coffee skin with a composting way, whereas the biochar was come from rice husk ash. The experiment was conducted in the field on soil types of Typic Hapludand with the place altitude 1,650 m above sea level. With the plot size is 2 x 2 m. The result of research showed that a biochar application and the compost of coffee skin could to increase amount and potato tuber weight per clump on the Andisol ground so as could increase the potato production dari 20,43 t ha-1 to be 40,95 t ha-1. The combination that giving the highest result was gained at biochar application 15 t ha-1 and compost 20 t ha-1.

 

Abstrak: Penggunaan amelioran organik seperti biochar dan kompos yang tepat dapat memperbaiki kualitas tanah dan hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis penggunaan biochar dan kompos yang tepat dalam meningkatkan hasil kentang varietas Granola pada Andisol. Percobaan ditata menurut Rancangan Acak Kelompok dalam pola faktorial 3 x 4 dengan tiga ulangan. Faktor dosis biochar terdiri atas tiga taraf yaitu : 0, 10, dan 15 t ha-1, sedangkan  Faktor dosis kompos terdiri atas empat taraf yaitu : 0, 10, 15, dan 20 t ha-1. Kompos yang digunakan dibuat dari kulit kopi merah dengan cara pengomposan, sedangkan biochar berasal dari abu sekam padi. Percobaan dilaksanakan di lapangan pada jenis tanah Typic Hapludand dengan ketinggian tempat 1.650 m dpl. dengan ukuran plot adalah 2 x 2 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi biochar dan kompos kulit kopi mampu meningkatkan jumlah dan bobot umbi kentang per rumpun pada tanah Andisol sehingga dapat meningkatkan produksi kentang dari 20,43 t ha-1 menjadi 40,95 t ha-1. Kombinasi yang memberikan hasil tertinggi diperoleh pada aplikasi biochar 15 t ha-1 dan kompos 20 t ha-1

Keywords


Biochar; kompos kulit kopi; Atu Lintang

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Index by:

ISSN
: 2301-6981
Copyright © 2015 Jurnal Manajemen Sumberdaya Lahan
Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan (KSDL)
Pasca Sarjana Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala
dan Himpunan llmu Tanah Indonesia (HITI) Komda Aceh
 
Visitors:


Flag Counter