Potensi dan Strategi Pengembangan Hutan Rakyat di Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh

Joko Widiyanto, Hairul Basri, Dahlan Dahlan

Abstract


Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan strategi pengembangan hutan rakyat di Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh. Metode yang digunakan untuk adalah membandingkan data karakteristik lahan dengan persyaratan tumbuh tanaman yang akan ditanam yaitu sengon, jabon dan mahoni. Strategi pengembangan hutan tanaman rakyat diperoleh dari analisis SWOT. Hasil penilaian penelitian menunjukkan bahwa kelas kesesuaian lahan seluruh areal pengamatan secara aktual sesuai marginal (S3) dengan faktor pembatas kelerengan, dan kesesuaian lahan potensial cukup sesuai (S2) dengan faktor pembatas temperatur, curah hujan dan kedalaman efektif. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa total skor faktor internal kekuatan adalah sebesar 3,504; faktor internal kelemahan sebesar 1,481; sedangkan untuk faktor eksternal peluang sebesar 3,573; faktor eksternal ancaman sebesar 1,367. Posisi strategi pengembangan hutan tanaman rakyat terletak pada kuadran 1 dengan nilai koordinat (2,023 ; 2,206). Strategi yang menjadi prioritas untuk diterapkan dalam kondisi ini adalah strategi SO (strength – Oppotunity)  yaitu mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif dengan memanfaatkan peluang yang ada menjadi kekuatan dalam mengembangkan hutan tanaman rakyat di Kabupaten Bireuen.


Potential and Forest of the People Development Strategy in the District of Bireuen Aceh Province

Abstract.  This study aims to analyze the potential and forest of the people development strategy in the district of Bireuen Aceh Province. The method used are by comparing the characteristics of the land with the requirements of growing crops to be grown is sengon, jabon and mahogany. Forest plantations of the people development strategy derived from the SWOT analysis. The results of assessment of land suitability classes at study sites throughout the observation point has a corresponding class of the actual marginal land suitability (S3) with a slope of the limiting factors and potential land suitability is quite suitable (S2) with the limiting factor of temperature, rainfall and the effective depth. SWOT analysis results showed that the total score internal factor is the strength of 3.504; weakness of internal factors 1.481, whereas the opportunities for external factors of 3.573; external threat of 1.367. The position of the forest plantations of the people development strategy lies in quadrant 1 with the coordinates (2.023; 2.206). The strategy is a priority for this condition is applied in the SO strategy (strength - opportunity) which supports an aggressive policy of growth by leveraging the opportunities that exist to force in developing forest plantations of the people in the district of Bireuen.


Keywords


hutan rakyat; analisis SWOT; Bireuen

Full Text:

PDF

References


Departemen Kehutanan. 2011. Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P.55/Menhut-II/2011. Tentang Tata Cara Permohonan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Pada Hutan Tanaman Rakyat Dalam Hutan Tanaman. Jakarta.

Pratiwi. 2003. Prospek pohon jabon untuk pengembangan hutan tanaman. Buletin Badan Litbang Kehutanan. Vol. 4 No. 1, Th. 2003:61-66.

Rangkuti, F. 1997. Analisis SWOT : Teknik Membedah Kasus Bisnis. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Index by:

ISSN
: 2301-6981
Copyright © 2015 Jurnal Manajemen Sumberdaya Lahan
Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan (KSDL)
Pasca Sarjana Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala
dan Himpunan llmu Tanah Indonesia (HITI) Komda Aceh
 
Visitors:


Flag Counter