Analisis Kesesuaian Lahan Kakao di Kabupaten Simeulue

T. Nofelman, Abubakar Karim, Ashabul Anhar

Abstract


Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengetahui kelas kesesuaian lahan tanaman kakao rakyat di Kabupaten Simeuleu, (2) menentukan satu atau lebih faktor penentu tinggi rendahnya produksi kakao rakyat di Kabupaten Simeulue, (3) untuk mengetahui hubungan antara sesama sifat-sifat lahan antara sifat-sifat lahan dan produksi serta kualitas biji kakao di Kabupaten Simeulue. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Simeulue yang dimulai dari bulan Mei 2011 sampai dengan Agustus 2011. Penelitian ini menggunakan metode klasifikasi kesesuaian yang di kembangkan oleh FAO, dengan menggunakan kriteria yang disusun oleh Pusat Penelitian Kakao dan Kopi Indonesia. Evaluasi kesesuaian lahan dimulai dengan menentukan tapak pengamatan, yang ditetapkan pada kebun kakao rakyat. Hasil penelitian menunjukkan kelas kesesuaian lahan aktual di Kabupaten Simeulue terdiri dari kelas S3 (sesuai marginal) dengan faktor pembatas utama adalah curah hujan yang tinggi. Ketinggian tempat berkorelasi nyata negatif dengan kedalaman efektif, fraksi liat, pH H2O, C-organik, N-total, Na-dd, Ca-dd, Al-dd, H-dd, KTK dan kejenuhan basa. Kelerengan berkorelasi nyata  negatif dengan kedalaman efektif, fraksi debu, fraksi liat, pH H2O, C-organik, N-total, P-av, Na-dd, Ca-dd, Mg-dd, KTK dan kejenuhan basa. Kedalaman efektif berkolerasi nyata negatif dengan fraksi debu, pH H2O, C-organik, N-total, P-av, K-dd, Na-dd, H-dd, KTK dan kejuhan basa. Selain ketinggian tempat dan lereng, karakteristik lahan yang mempengaruhi produksi dan mutu buah kakao adalah kedalaman efektif, C-organik, N-total, H-dd, kapasitas tukar kation,fraksi pasir, K-dd, Ca-dd.


Analysis of Cacao Land Suitability in Simeulue District

Abstract. This research aims to; (1) figure out the class level of the cocoa land suitability of the people in Simeulue regency, (2) specifies one or more factors determining the level of cocoa productivity of the people in Simeulue regency, (3) and clarify the relationship of the land characteristics, land productivity and cocoa bean quality in Simeulue regency. The study was conducted in Simeulue regency from May to August 2011. The suitability classification method developed by FAO combined to the criteria drafted out by Coffee and Cocoa Research Center Indonesia was adapted in this research. The land suitability evaluation started by determining the tread observation which was set in the cocoa farm. The result suggests the actual class level of the land suitability for cacao in Simeulue regency consists of class S3 (marginally suitable) with the major barrier factor is the high rainfall. Location altitude shows a significant negative correlation to the soil effective depth, clay fraction, pH H2O, C-organic, N-total, Na-exchange, Ca-exchange, Al-exchange, H-exchange, CEC and base saturation. The slope of the site suggests a significant negative correlation to the soil effective depth, silt fraction, clay fraction, pH H2O, C-organic, N-total, P-avilable, Na-exchange, Ca-exchange, Mg-exchange, CEC and base saturation. The soil effective depth indicates a significant negative correlation to the silt fraction, pH H2O, C-organic, N-total, P-avilable, K-exchange, Na-exchange, H-exchange, CEC and base saturation. In addition to the altitude and slope of the location, characteristics of the land that affecting cocoa productivity and quality are the effective depth, C-organic, N-total, H-exchange, CEC, silt fraction, K-exchange and Ca-exchange.


Keywords


kesesuaian lahan; kakao; Simeulu

Full Text:

PDF

References


Abdoellah, S., & Pujianto. 2009. Pemupukan. Dalam: T. Wahyudi, T. R. Pangabean dan Pujianto (eds.). Panduan Lenkap Kakao Manejemen Agribisnis dari Hulu hingga Hilir. Penebar Swadaya. Jakarta. Hal: 133-137.

Baon, J. B., & Suryo Wardani. 2010. Sejarah dan Perkembangan Kakao. Buku Pintar Budidaya Kakao. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Agromedia Pustaka. Jakarta. hal: 1-10.

BPS Aceh. 2010. Aceh Dalam Angka 2010. Badan Pusat Statistik Aceh. http://aceh.bps.go.id/ada2010/daftar%20tabel%20pertanian2.html. (diakses tanggal 5 April 20011).

Gomes, W.A., & A.G. Arturo 1995. Prosedur Statatistik untuk Penelitian Pertanian. Universitas Indonesia. Jakarta.

Hanafiah, K. A. 2005. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Hardjowigeno, S. & Widiatmaka. 2007. Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Perencanaan Tata Guna lahan. Gadjah Mada University Press.Yogyakarta.

Hardjowigeno, S. 1982. Survey Tanah dan Evaluasi Lahan. Jurusan Ilmu Tanah. Fakultas Pertanian. IPB.

Hakim, N. M. Y. Nyakpa, A.M. Lubis, S.G. Nugroho, M.A. Diha, G.B. Hong, & H.H. Bailey. 1986. Dasar – dasar Ilmu Tanah. Fakultas Pertanian. Universitas Lampung.

Kementrian Perindustrian. 2007. Gambaran Sekilas Industri Kakao. Departeman Perindustrian. www.kemenperin.go.id/ PaketInformasi/Kakao/kakao.pdf. (diakses tanggal 13 Maret 2011).

Prawoto, A. A. 2009. Perbanyakan Tanaman. Dalam: T. Wahyudi, T.R. Pangabean dan Pujianto (eds.). Panduan Lenkap Kakao Manejemen Agribisnis dari Hulu hingga Hilir. Penebar Swadaya. Jakarta. hal: 74-90.

PPT. 1983. Term Of Reference Survei Kapabilitas Tanah. Proyek Penelitian Pertanian Menunjang Transmigrasi (P3MT). Pusat Penelitian Tanah. Bogor

PPPKI. 2006. Panduan Lengkap Budidaya Kakao. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Sarief, E. S. 1986. Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian. Pustaka Buana. Bandung.

Wahyudi, T., & P. Raharjo. 2009. Sejarah dan Prospek. Dalam: T. Wahyudi, T.R. Pangabean & Pujianto (eds.). Panduan Lenkap Kakao Manejemen Agribisnis dari Hulu hingga Hilir. Penebar Swadaya. Jakarta. hal: 11-26.

Winarno, H. 2009. Bahan Tanaman. Dalam: T. Wahyudi, T. R. Pangabean dan Pujianto (eds.). Panduan Lenkap Kakao Manejemen Agribisnis dari Hulu hingga Hilir. Penebar Swadaya. Jakarta. Hal : 68-90.

Winarno, H. & D. Suhendi. 2010. Bahan Tanaman Kakao. Buku Pintar Budidaya Kakao. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Jember. hal: 42-53.

Winarso, S. 2005. Keseburan Tanah. Dasar-dasar Kesehatan dan Kualitas Tanah. Gava Media. Yogyakarta.

Yulipriyanto, H. 2010. Biologi Tanah dan Strategi Pengelolaannya. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Yusianto, T. Wahyudi, & Sulistyowati. 2009. Pascapanen. Dalam: T. Wahyudi, T.R. Pangabean dan Pujianto (eds.). Panduan Lenkap Kakao Manejemen Agribisnis dari Hulu hingga Hilir. Penebar Swadaya. Jakarta. hal: 201-236.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Index by:

ISSN
: 2301-6981
Copyright © 2015 Jurnal Manajemen Sumberdaya Lahan
Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan (KSDL)
Pasca Sarjana Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala
dan Himpunan llmu Tanah Indonesia (HITI) Komda Aceh
 
Visitors:


Flag Counter